Peran Orang Tua dalam Latihan Motorik Oral Anak
- 25 Jan 2026 09:46 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Pendampingan orang tua menjadi kunci penting dalam membantu anak dengan keterlambatan bicara. Hal ini disampaikan oleh Arif Budhi Santoso, pemilik Sekolah Anak Autis dan Special Needs Dalta Ozora Madiun, dalam program dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi yang digelar secara daring, Sabtu 17 Januari 2026
Dalam dialog tersebut, Arif Budhi Santoso menjelaskan bahwa latihan motorik oral tidak selalu harus dilakukan di ruang terapi. Orang tua dapat melatih kemampuan gerak otot mulut anak melalui aktivitas sederhana yang menyatu dengan rutinitas harian, seperti saat makan, mandi, bercermin, atau bermain bersama.
Menurutnya, motorik oral meliputi gerakan bibir, lidah, rahang, dan pipi yang berperan penting dalam proses berbicara dan makan. Anak yang mampu meniru gerakan-gerakan ini akan lebih siap memasuki tahap meniru suara dan mengucapkan kata, terutama bagi anak yang mengalami keterlambatan bicara.
Arif Budhi Santoso menekankan bahwa latihan sebaiknya dilakukan dengan suasana menyenangkan tanpa paksaan. Durasi latihan cukup singkat namun dilakukan secara rutin. Pujian dan respons positif dari orang tua dinilai dapat meningkatkan kepercayaan diri anak dalam mencoba.
Diketahui ada berbagai ciri yang bisa diketahui oleh orang tua ketika anak terindikasi mengalami keterlambatan bicara. Oleh karena itu orang tua harus selalu waspada dan memantau tumbuh kembang anak.
"Orang tua harus lebih waspada, lebih perhatian pada anaknya apabila anak tidak mau membuka mulut, lidah dan cuek pada lingkungannya. Maka dari itu orang tua harus melakukan intervensi dengan meniru gerakan yang dilakukan oleh orang tua" ucap Arif Budhi Santoso.
Ia juga mengingatkan agar orang tua melakukan konsultasi dengan terapis wicara apabila anak tidak menunjukkan kemampuan meniru gerakan, belum memiliki kata bermakna di usia lebih dari dua tahun, atau mengalami kesulitan makan dan mengunyah.
Melalui program Ruang Disabilitas dan Inklusi, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa peran keluarga sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus secara inklusif dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....