Lahan Sempit Perkotaan Bukan Halangan Jalankan Program P2L
- 26 Mei 2026 15:29 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dinilai semakin relevan diterapkan di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan. Pemanfaatan ruang sempit menjadi salah satu solusi untuk menjaga ketahanan pangan keluarga.
Kaprodi Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Madiun, Ir Ratna Mustika Wardhani MP, mengatakan P2L memang lebih difokuskan pada kawasan perkotaan. Kondisi pekarangan rumah yang terbatas tidak menjadi alasan masyarakat untuk tidak bercocok tanam.
Menurutnya, masyarakat kota dapat memanfaatkan berbagai metode budidaya sederhana. Mulai dari tabulampot, polybag, barang bekas, hingga sistem vertikultur bisa diterapkan di lingkungan rumah.
“P2L ini difokuskan pada perkotaan yang lahannya sempit. Jadi tidak harus mencari lahan luas untuk mulai menanam,” ujar Ratna dalam program Green Radio RRI Madiun, kemarin.
Ratna menjelaskan banyak warga masih menganggap berkebun harus dilakukan di tanah luas. Padahal, tanaman sayur hingga buah tetap bisa tumbuh dengan memanfaatkan wadah sederhana seperti galon bekas, pot gantung, maupun pipa paralon bertingkat.
Berbagai jenis tanaman dinilai cocok dikembangkan dalam program P2L. Kangkung, sawi, tomat, cabai, jahe, kunyit, hingga bunga telang dapat menjadi pilihan tanaman untuk pekarangan rumah.
Ia juga mencontohkan budidaya lele dalam ember yang dikombinasikan dengan tanaman kangkung. Metode tersebut memungkinkan masyarakat menghasilkan dua komoditas sekaligus dalam satu media tanam sederhana.
“Masih banyak jalan keluarnya apabila kita tidak punya lahan. Tidak harus punya lahan luas untuk bisa berkebun,” katanya.
Ratna menyebut penerapan P2L di lingkungan perkotaan tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi keluarga. Hasil budidaya juga dapat dijual untuk menambah pendapatan rumah tangga.\
Di Kota Madiun sendiri, sejumlah kelompok P2L telah berkembang di berbagai kelurahan dan kecamatan. Program tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya bercocok tanam di kawasan perkotaan meski di tengah keterbatasan ruang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....