Magetan Raih Adipura, DLH Sebut Hasil Kerja Kolektif Petugas dan Warga
- 27 Feb 2026 01:12 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Kabupaten Magetan meraih penghargaan Adipura kategori Menuju Kota Bersih. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan, Saif Muchlissun, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen kebersihan, mulai dari pasukan kuning (yellow force), KSM, TPS3R, bank sampah, Pokja Kebersihan, relawan lingkungan hingga partisipasi masyarakat.
Menurutnya, para petugas kebersihan yang terbiasa bekerja pada malam hari memastikan pengangkutan dan penanganan sampah berjalan optimal, sehingga saat warga memulai aktivitas pagi, kondisi lingkungan sudah bersih dan tertata.
“Ini adalah pengakuan atas kerja nyata di lapangan. Yellow Force, KSM, bank sampah dan relawan lingkungan bekerja tanpa kenal waktu. Evaluasi ini juga menjadi arah perbaikan, terutama pembentukan UPTD dan penguatan pembiayaan. Target kami memperkuat tata kelola, mempercepat solusi TPA, dan meningkatkan kategori pada penilaian berikutnya,” ujar Saif.
Ia mengakui, capaian tersebut diraih di tengah keterbatasan sarana, tekanan kapasitas TPA, serta ketatnya standar penilaian nasional. Meski demikian, sistem operasional pengelolaan sampah di Magetan dinilai tetap berjalan.
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, mengatakan penghargaan tersebut diraih saat daerah masih menghadapi kondisi darurat sampah. “Adipura kategori Menuju Kota Bersih ini kita raih di tengah kondisi darurat sampah. Ini bukti kerja keras seluruh jajaran dan dukungan masyarakat. Namun masih ada pekerjaan rumah, terutama penguatan kelembagaan dan dukungan anggaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Magetan berkomitmen melakukan pembenahan sistem secara bertahap agar dapat meningkatkan kategori penilaian pada tahun berikutnya. Penghargaan Adipura, lanjutnya, menjadi momentum memperkuat kolaborasi melalui Gerakan Pilah Sampah dari Rumah yang telah diluncurkan sebagai langkah mengurangi beban TPA dan membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.