Pemkab Magetan Perkuat Pembinaan Disiplin ASN Usai Balap Lari tanpa Izin

  • 25 Feb 2026 02:04 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap aparatur sipil negara (ASN) menyusul adanya kegiatan balap lari tanpa izin yang melibatkan oknum ASN dan sempat menjadi sorotan publik.

Bupati Magetan menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi momentum evaluasi bagi seluruh jajaran ASN agar lebih disiplin dan memahami batasan dalam setiap aktivitas, termasuk kegiatan di luar kedinasan.

Menurutnya, ASN tidak hanya terikat pada aturan administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai representasi pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, setiap tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan atau kegaduhan harus dihindari.

“Tidak boleh membuat onar atau hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi sampai menimbulkan keresahan di masyarakat. ASN harus memberi contoh bagaimana bersikap dan bertempat tinggal. Harus menjadi suri teladan,” ujarnya.

Bupati menekankan bahwa kegiatan apa pun yang melibatkan publik wajib memperhatikan aturan, termasuk perizinan dan dampak sosialnya. Ia mengingatkan bahwa identitas sebagai ASN melekat sepanjang waktu, sehingga sikap dan perilaku di ruang publik tetap menjadi perhatian masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Magetan melalui mekanisme internal melakukan pembinaan terhadap ASN yang terlibat sekaligus mengingatkan seluruh pegawai untuk menjaga etika dan profesionalisme. Penguatan disiplin ini diharapkan mampu mencegah terulangnya kejadian serupa.

Pemerintah daerah juga menilai, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan harus dijaga melalui perilaku ASN yang tertib, santun, dan patuh aturan. Peristiwa ini diharapkan menjadi refleksi bersama bahwa profesionalisme dan integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Rekomendasi Berita