Cerita Lanimin Warga Kota Madiun, Diberangkatkan Haji Majikannya

  • 13 Mei 2024 11:56 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Lanimin (51) warga Jalan Pagu Indah RT 1/1 Kelurahan Manisrejo, Kota Madiun benar-benar beruntung. Ia bisa menunaikan haji tahun ini, tanpa biaya.

Keikhlasannya menjadi seorang buruh selama 30 tahun, bertugas mengantar jemput anak majikannya sekolah, berbuah manis. Bapak satu anak ini, didaftarkan haji oleh majikannya Win Oentoro purnawirawan TNI AU, sejak tahun 2011 silam.

Ditemui RRI di kediamannya, Lanimin pun tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia. Sesekali air matanya pun menetes, seolah tak kuasa menahan rasa haru, bisa berangkat haji tahun ini, setelah 13 tahun menanti.

“Dulu saya ikut orang, saya juga nggak mengira didaftarkan haji sama bos saya. Awalnya saya nggak mau, karena nggak punya biaya, dan masalah agama saya juga kurang, tapi bos saya bilang, kamu harus kesana (berangkat haji.red),” kata Lanimin ditemui RRI sembari menirukan ucapan majikannya, Senin (13/5/2024).

“Saya nggak menyangka. Dulu saya nggak mau, lalu ada dorongan dari teman-teman, saya berpikir ulang akhirnya saya mau dan alhamdulillah tahun ini bisa dipanggil untuk berangkat ke tanah suci, dulu saya tukang becak antar anaknya bos sekolah,” tambahnya.

Tidak hanya sekadar diberangkatkan haji, oleh-olehnya pun semua dicukupi majikannya.

“Semua sudah dicukupi sama bos saya, saya menyiapkan sangunya saja,” ucapnya.

Dua koper dan satu tas ransel telah disiapkan untuk keperluan haji. Mulai baju ihram, pakaian harian, sarung, obat-obatan, sambal pecel, dan keperluan pribadi lainnya. Ia pun mengaku telah menyiapkan segala hal, termasuk kesehatan agar tetap prima selama menunaikan haji.

“Saya setiap hari olahraga yang cukup. Dulu saya punya riwayat tensi tinggi, tapi sama dokter alhamdulillah sudah diberi obat. Saya berterima kasih kepada keluarga pak Win Oeontoro yang telah sudi memberangkatkan saya ke tanah suci,” ujar kakek 1 cucu ini.

Sejatinya, ia berangkat haji tahun 2021 lalu. Namun karena pandemi covid-19, sehingga keberangkatannya tertunda selama tiga tahun.

“Tapi tidak mengapa, alhamdulillah tahun ini bisa berangkat (haji.red). Semoga selalu diberikan kesehatan, dan do’anya semoga Allah SWT memberikan kami rejeki dan rahmat bagi keluarga kami,” tegasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....