225 Jemaah Haji Tiba di Kota Madiun, Satu Wafat dan Satu Masih Dirawat di Jeddah

  • 07 Jun 2026 13:36 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun - Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti kedatangan 225 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 22 asal Kota Madiun di Wisma Haji kota setempat. Jemaah yang tiba, Minggu (7/6/2026), sekitar pukul 03.00 WIB itu, disambut antusias oleh ratusan anggota keluarga yang telah menunggu.

Prosesi penyambutan jemaah berlangsung singkat. Setibanya di Wisma Haji, mereka langsung memasuki aula untuk mengikuti rangkaian sujud syukur.

Jemaah juga disambut hangat jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Madiun serta perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Jemaah haji asal Kota Madiun usai sujud syukur saat tiba di Wisma Haji. (Foto: Aris D.K/RRI Madiun)

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengatakan, jumlah jemaah yang kembali ke tanah air sebanyak 225 orang dari total 227 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci.

"Itu karena satu jemaah atas nama pak Djurianto meninggal dunia (wafat) di Makkah, dan Ibu Yetty (Tresnogati) masih menjalani perawatan di Arab Saudi," ujar dia.

Ia berharap Hj Yetty, segera pulih dan dapat menyusul kembali ke Indonesia. Selain itu, Bagus juga mengimbau seluruh jemaah haji asal Kota Madiun untuk menjaga kondisi kesehatan. Sebab mereka baru saja selesai menjalani rangkaian ibadah yang menguras fisik dan mental, serta perjalanan panjang menuju tanah air.

"Seluruh jemaah yang sudah sampai agar beristirahat terlebih dahulu. Selama di Tanah Suci aktivitas full, terforsir, capek. Semoga seluruh pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Madiun," katanya.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun Datik Ardiyah, memastikan seluruh 225 jemaah yang tiba dalam kondisi sehat. Namun, pihaknya tetap mengingatkan para jemaah untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan kesehatan yang belum membaik.

"(Beberapa jemaah) hanya batuk dan flu, masih biasa saja. Namun, dokter mengimbau apabila dalam waktu satu minggu batuk dan flu belum sembuh, segera memeriksakan diri ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Datik.

Terkait Yetty yang di rawat di RS Dr Samir Abbas, Jeddah, Arab Saudi, Datik berharap lekas memabik.

"Kami minta doanya pada masyarakat, agar Bu Yetty segera diberikan kesembuhan dan dapat dipulangkan melalui tanazul pada kloter berikutnya,” tambahnya.

Sejauh ini, Yetty juga mengalami perkembangan yang cukup positif.

"Perkembangan Bu Yetty sudah cukup baik, dan sudah bisa diajak berkomunikasi meskipun masih menggunakan bahasa isyarat. Kami akan terus memantau perkembangan kesehatannya melalui dokter yang menangani di RS Dr. Samir Abbas," urainya.

Lebih lanjut, Datik berharap, para jemaah yang telah kembali ke tanah air mendapatkan predikat haji mabrur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....