Pemkot Madiun Matangkan Penjemputan Jemaah Haji, 225 Orang Dijadwalkan Tiba 7 Juni

  • 03 Jun 2026 16:26 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai mematangkan persiapan penjemputan jemaah haji yang akan kembali ke tanah air. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) yang melibatkan Polres Madiun Kota di Ruang 13 Balai Kota Madiun, Selasa, 2 Juni 2026.

Kepala Kemenhaj Kota Madiun Datik Ardiyah mengatakan, jemaah haji asal Kota Madiun yang tergabung dalam Kloter Sub 22 akan tiba di Bandara Juanda Surabaya pada Sabtu 6 Juni sekitar pukul 22.35 WIB. Selanjutnya, rombongan akan menuju Asrama Haji Surabaya dan diperkirakan tiba sekitar pukul 23.35 WIB.

“Jemaah kemudian dijadwalkan bergeser dari Asrama Haji Surabaya pada Minggu 7 Juni pukul 00.35 WIB, dan kami perkirakan tiba di Wisma Haji Kota Madiun sekitar pukul 02.00 WIB (dini hari),” ujar dia.

Datik menjelaskan, sebanyak 225 jemaah haji asal Kota Madiun dijadwalkan kembali bersama rombongan tersebut. Jumlah itu berkurang dari total 227 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci. “Satu jemaah atas nama Pak Djurianto meninggal dunia di Tanah Suci. Sementara satu jemaah lainnya, Ibu Yetty, masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Perekokesra), Sekretariat Daerah Kota Madiun Danang Novianto mengatakan, penjemputan jemaah akan melibatkan pengamanan dari Polres Madiun Kota, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun.

Menurut Danang, para jemaah nantinya akan dijemput menggunakan lima bus yang telah disiapkan panitia. “Setibanya di Wisma Haji (Kota Madiun), para jemaah akan disambut oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Madiun,” ujar dia.

Untuk mengatur kelancaran prosesi penyambutan, panitia membatasi jumlah keluarga yang mengikuti seremonial di Aula Wisma Haji Kota Madiun. “Satu jemaah hanya diperbolehkan didampingi satu anggota keluarga, sementara penjemput lainnya dapat menunggu di area Wisma Haji,” ucap dia.

Panitia nantinya juga akan memberikan undang, stiker, dan kupon pada keluarga jemaah. “Jadi untuk pengambilan koper dan air zam-zam, nantinya ada kupon yang kami bagikan bagi kelurga jemaah yang mengambil,” ucap dia.

Selain itu, panitia juga menyiapkan ambulans yang akan mendampingi proses penjemputan. “Jumlah ambulans yang disiagakan akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan para jemaah haji yang kembali ke Kota Madiun. Kami pastikan Jumat nanti. Namun sekarang ini yang standby dua ambulans,” ujar dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....