Petugas Lapas Madiun Gagalkan Upaya Penyelundupan Hp
- 12 Feb 2026 11:56 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Kota Madiun – Petugas Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) Kelas I Madiun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan empat unit ponsel (Hp) dan empat pengisi daya (charger) pada Kamis (12/2/2026). Barang terlarang tersebut disita dari dua orang pengunjung yang mencoba memanfaatkan celah jam kunjungan tahanan (warga binaan).
Kepala Lapas Kelas I Madiun Andi Wijaya Rivai mengatakan, keberhasilan ini menunjukkan kewaspadaan dan kedisiplinan petugas dalam menjalankan prosedur pemeriksaan. “Ini menjadi kunci utama dalam mencegah masuknya barang terlarang. Serta, kami berkomitmen menjaga Lapas tetap aman dan kondusif,” ucap dia.
Dua orang pengunjung itu, berusaha mengelabuhi petugas dengan menyembunyikan Hp dan charger dengan menempel menggunakan lakban pada kaki, kemudian ditutupi celana panjang. Upaya tersebut berhasil diungkap saat petugas melaksanakan pemeriksaan badan secara rutin terhadap setiap pengunjung yang akan memasuki area Lapas.

Pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. “Ketelitian petugas menemukan kejanggalan pada bagian kaki pengunjung, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan hingga barang bukti berhasil diamankan,” ucap dia.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Kelas I Madiun Andri Setiawan menjelaskan, bahwa kegiatan pemeriksaan akan terus diperkuat secara konsisten. “Pemeriksaan badan maupun barang bawaan pengunjung, akan terus kami lakukan secara rutin dan menyeluruh,” ucap dia.
Menurut Andri, upaya ini merupakan bentuk deteksi dini untuk menutup celah penyelundupan serta memastikan keamanan lingkungan pemasyarakatan tetap terjaga. Dia juga mengimbau kepada pengunjung agar mematuhi aturan yang berlaku selama berkunjung. Serta tidak mencoba membawa barang terlarang.
“Lapas Kelas I Madiun akan terus meningkatkan pengawasan, dan profesionalitas petugas. Ini sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan,” ujar dia.