Polres Ngawi Gagalkan Peredaran Sabu Bermodus Kemasan Durian

  • 06 Jan 2026 18:04 WIB
  •  Madiun

KBRN, Ngawi: Polres Ngawi berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 29,98 kilogram yang diduga berasal dari Cina dengan nilai mencapai Rp30 miliar. Sabu tersebut disamarkan dalam kemasan buah durian, sementara narkotika diletakkan di bagian bawah untuk mengelabui petugas.

Kasat Reserse Narkoba Polres Ngawi AKP Marji Wibowo menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat Desa Besaran yang curiga terhadap sebuah truk yang masuk ke gang desa dan berhenti di area persawahan.

“Kasus ini terungkap di Desa Besaran, tepatnya di pinggir sawah. Saat itu momen peringatan Agustusan. Truk masuk gang desa, menyerempet umbul-umbul, kemudian diteriaki warga. Karung muatan truk diturunkan oleh supir di pinggir sawah, lalu truk ditinggal sekitar satu kilometer dari lokasi dan supir melarikan diri ke arah Bojonegoro,” kata AKP Marji Wibowo, Senin (29/12/2025).

Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan, laporan cepat dari masyarakat menjadi kunci utama pengungkapan kasus narkotika dengan jumlah besar tersebut.

“Berdasarkan laporan warga, petugas segera melakukan pengecekan di lokasi. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap karung muatan truk, ditemukan sabu yang disembunyikan di bawah kemasan durian,” ujar Kapolres Ngawi.

AKBP Charles menambahkan, sehari setelah barang bukti diamankan, tim dari Polda Jawa Timur langsung turun ke Ngawi untuk melakukan pendalaman bersama Satresnarkoba Polres Ngawi.

“Satu hari setelah kita amankan barang bukti, tim Polda Jatim turun untuk melakukan pendalaman. Selanjutnya penanganan perkara dilimpahkan ke Polda Jawa Timur dan saat ini Polda sudah mengantongi nama pelaku,” jelasnya.

Pengungkapan kasus yang dilakukan pada Sabtu (28/8/2025) tersebut kini ditangani Polda Jawa Timur untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk membongkar jaringan peredaran narkotika lintas daerah.

Polres Ngawi mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi mencegah peredaran narkotika di wilayah Ngawi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....