Andong, Transportasi Favorit bagi Anak-anak dan Orang Dewasa di Bunderan Serayu Kota Madiun
- 25 Des 2025 05:56 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Kawasan Bunderan Serayu Kota Madiun kini semakin semarak dengan kehadiran andong sebagai daya tarik wisata utama.
Tak hanya di Yogyakarta, kendaraan tradisional bertenaga kuda ini telah menjadi ikon favorit yang menawarkan pengalaman berkendara unik bagi semua usia di tengah modernisasi tahun 2025.
Setiap Minggu pukul 05.30 hingga 10.00 WIB, sepanjang Jalan Taman Praja hingga area Bunderan Serayu bertransformasi menjadi pusat kuliner warga yang ingin sarapan atau sekadar jajan.
| Baca juga: Es Jeruk Peras Favorit Warga Dolopo |
Di tengah keramaian tersebut, deretan andong wisata tampak berjejer rapi menunggu penumpang di Jalan Panorama, sebuah area tenang di tepi persawahan yang bersisian langsung dengan hiruk-pikuk Jalan Taman Praja.
Di balik kemudi salah satu andong, ada Arif Fachturahman (27), seorang kusir yang telah menekuni profesi ini sejak kecil. Arif mengungkapkan jumlah penumpang membludak saat hari Minggu, dan puncaknya terjadi pada Hari Raya Idul Fitri.
“Sudah jadi profesi saya sejak kecil, ramai penumpang kalau hari Minggu dan paling ramai saat lebaran,” ujarnya. Senin (22/12).
Antusiasme warga terlihat dari beragamnya latar belakang penumpang yang menikmati rute sejuk di pinggir sawah tersebut.
Salah satunya adalah Suroso (60), yang datang bersama sang istri untuk bernostalgia menaiki andong sebagai kendaraan tradisional.
“Nostalgia sambil menikmati hari libur,” kata Suroso.
| Baca juga: Soto Seger Favorit Warga Madiun |
Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun antusias, seperti Nala (4) yang datang bersama ibunya, Andin (27).
Andin sengaja mengajak putrinya untuk mengenal lebih dekat transportasi tradisional tersebut.
“Saya ingin memberi kesempatan bagi anak untuk mengenal andong sembari jalan-jalan santai menikmati suasana asri Jalan Panorama,” kata Andin.
Kehadiran andong kini bukan sekadar transportasi wisata, melainkan juga sarana edukasi bagi generasi muda.
Eksistensinya di kawasan strategis ini membuktikan bahwa kendaraan tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Madiun. (NF).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....