Bawa Olahan Tahan Lama, UMKM Gahari Incar Pasar Oleh-Oleh Haji dan Umrah
- 04 Okt 2026 10:34 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - UMKM Gahari Madiun menjadi salah satu tenant dalam ajang Expo 2026 UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah yang digelar di Stadion Wilis, Kota Madiun pada 25 hingga 27 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, komunitas UMKM ini memboyong deretan produk olahan lokal yang telah melewati proses kurasi ketat.
Ketua UMKM Gahari, Rustika Dewi Wijayanti, menjelaskan produk yang diboyong masuk dalam kategori Produk Unggulan UMKM. Produk yang dipamerkan bukan asal pilih, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
"Kami mengisi di bagian yang oleh-oleh. Kami tawarkan produk teman-teman yang memang berkualitas dan memiliki sertifikat halal," jelasnya.
Rustika menyebutkan, sejumlah produk yang dipamerkan di antaranya kerupuk, keripik, aneka cookies, sambal pecel khas Madiun, hingga abon ayam. Seluruh produk tersebut dipilih lantaran dikemas secara rapi, memiliki daya tahan lama, serta mengantongi sertifikasi halal.
"Produk-produk yang kami tawarkan, karena untuk oleh-oleh, jadi memang yang kemasan, bertahan lama, dan memiliki sertifikat," ungkapnya.
Selain mempertimbangkan masa simpan produk, Rustika mengungkapkan bahwa jajaran produk yang ditawarkan sengaja dipilih karena dinilai memiliki relevansi dengan industri haji dan umrah.
"Produk ini memang disiapkan untuk bisa menjadi referensi oleh-oleh haji dan umrah. Jadi harapannya, ketika produk yang kami tawarkan ini berkaitan atau bisa disandingkan dengan kegiatan haji dan umrah, insyaallah itu yang kami tawarkan," imbuhnya.
Meski menjadi tenant selama tiga hari pameran, bagi Rustika dan para anggotanya, deretan transaksi penjualan harian bukanlah tujuan tunggal. Sasaran utama yang mereka incar adalah memanfaatkan forum business matching, yakni bertemu dan berjejaring langsung dengan pihak kementerian, penyedia pendanaan, hingga penyedia jasa tur haji dan umrah.
Melalui kegiatan ini, UMKM Gahari berupaya membuka pintu kerja sama baru agar produk lokal Madiun bisa masuk dalam rantai pasok kebutuhan jemaah.
"Kemarin sudah saya sampaikan ke teman-teman, kegiatan expo ini tidak sekadar bazar atau berdagang. Kita ingin memanfaatkan kesempatan business matching ini, terutama dengan Kementerian Haji dan Umrah, agar terjadi sinergi antara produk unggulan UMKM, ekosistem haji dan umrah, serta para penyedia dana," tegasnya.
Usai perhelatan expo ditutup, Rustika berharap sinergi yang telah terbangun tidak berhenti begitu saja. Harapan besar digantungkan agar program pemerintah dalam merangkul pelaku usaha mikro untuk berpartisipasi dalam rantai pasok kebutuhan haji dan umrah, termasuk peluang ekspor ke Arab Saudi, dapat benar-benar terwujud secara berkelanjutan.
"Harapannya tidak hanya sekedar selesai kegiatan kita diam aja atau tidak ada koneksi lagi. Mudah-mudahan apa yang disampaikan pada acara business matching kemarin bisa benar-benar terealisasi," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....