Ketelatenan Jadi Kunci Bisnis Kembang Goyang "D'arki" UMKM Madiun
- 14 Mar 2026 11:17 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Di balik renyahnya kembang goyang, ternyata terdapat proses pembuatan yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan tinggi. Hal ini diungkapkan Riza Kurniasari, pelaku UMKM Madiun yang memproduksi kue tradisional "D'arki".
Menurutnya, tantangan terbesar dalam bisnis ini bukan pada bahan, tetapi pada proses produksi yang dilakukan secara manual. “Yang paling penting itu telaten. Kalau tidak fokus saat menggoreng, bentuknya bisa gagal atau gosong,” ujarnya.
Kembang goyang dibuat menggunakan cetakan khusus berbentuk bunga yang dicelupkan ke dalam adonan, kemudian digoreng hingga renyah. Riza bahkan masih menggunakan cetakan lama berbahan tembaga yang diwariskan dari keluarga.
Dalam sehari, ia mampu memproduksi sekitar tiga kilogram kembang goyang. Dari satu kilogram adonan, biasanya dapat menghasilkan sekitar delapan kemasan produk.Namun, produksi tersebut masih dilakukan seorang diri, mulai dari menyiapkan bahan, menggoreng, hingga mengemas produk.
“Kalau ada pesanan banyak memang agak repot karena masih dikerjakan sendiri, paling di bantu saudara” katanya.
Meski demikian, permintaan kembang goyang tahun ini cukup tinggi, terutama menjelang Lebaran. Banyak pelanggan yang memesan sebagai isi toples kue karena rasa tradisionalnya yang mengingatkan pada masa kecil. Saat ini pemasaran produk masih dilakukan secara sederhana melalui media sosial dan pesan WhatsApp di 085746041684. Penjualan juga masih terbatas di wilayah Madiun.
Ke depan, Riza berharap usahanya dapat berkembang dengan memiliki tempat produksi sendiri, tambahan alat, serta tenaga kerja. “Saya ingin punya tempat produksi sendiri dan bisa membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda yang ingin berbisnis untuk berani mencoba dan menekuni bidang yang disukai. “Kalau punya bakat atau hobi memasak, ditekunin saja. Lama-lama pasti bisa berkembang, yang penting harus telaten” pungkasnya.