Tingkatkan Kualitas Pemasaran, Mahasiswa Unipma Dorong Digitalisasi UMKM
- 11 Des 2025 22:43 WIB
- Madiun
KBRN, Ngawi: Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas PGRI Madiun (Unipma) kelompok 38 melaksanakan pendampingan digitalisasi bagi sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Karangsono. Program yang dipimpin oleh Berly selaku penanggung jawab ini menyasar tiga usaha lokal, yaitu Lily TeaStory Seblak Prasmanan, Pempek Sasa, dan Catering Mama Reta.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa membantu pelaku UMKM untuk memperkuat identitas digital serta meningkatkan kualitas pemasaran daring. Mereka membuatkan katalog produk online, mendesain banner dan materi promosi digital, serta melakukan sesi pemotretan produk agar tampilan usaha lebih menarik. Selain itu, mahasiswa juga membantu penyusunan menu digital dan mempersiapkan tempat usaha agar lebih siap mengikuti standar pemasaran modern. Para pelaku UMKM mendapatkan pelatihan mengenai teknik pemasaran sederhana melalui media sosial sehingga mampu mempromosikan produk mereka secara lebih efektif.

Pendampingan dilakukan secara intensif selama beberapa hari, di mana mahasiswa dan pemilik usaha bersama-sama mengerjakan berbagai persiapan mulai dari penataan visual hingga pengenalan dasar penggunaan media digital. Berly menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu pelaku UMKM di desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci penting bagi usaha kecil untuk memperluas jangkauan pasar.
“Digitalisasi penting untuk kemajuan usaha kecil. Kami ingin membantu ibu-ibu pelaku usaha agar mudah mempromosikan dagangannya dan meningkatkan penjualan melalui media digital,” ujarnya.
/61bo06rxf7ukvdo.jpeg)
Program digitalisasi ini mulai menunjukkan hasil nyata. Beberapa UMKM kini memiliki branding yang lebih rapi dan profesional sehingga lebih mudah dikenali pelanggan. Para pemilik usaha juga telah mampu membuat konten promosi digital serta katalog online secara mandiri. Pemasaran produk tidak lagi terbatas di wilayah desa, melainkan mulai menjangkau masyarakat yang lebih luas. Selain itu, pendampingan tersebut ikut meningkatkan rasa percaya diri para pelaku usaha terhadap pengembangan brand mereka.
Ketua BUMDes Karangsono, Agustinus Sutrisno, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai program digitalisasi UMKM memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha yang sebelumnya kurang memahami teknologi.
/zlyf9p6zf2oz5f3.jpeg)
“Digitalisasi UMKM ini sangat membantu. Banyak pelaku usaha yang sebelumnya tidak paham teknologi, sekarang bisa mempromosikan produknya. Ini langkah bagus untuk memajukan ekonomi desa,” ungkapnya.
Berly berharap pendampingan ini menjadi fondasi jangka panjang bagi UMKM Desa Karangsono untuk terus berkembang di era digital. Ia mendorong para pelaku usaha agar konsisten memanfaatkan media digital dalam kegiatan promosi dan pemasaran. Dengan adanya program ini, diharapkan perkembangan ekonomi lokal semakin meningkat dan Desa Karangsono mampu menjadi desa yang lebih maju dan mandiri secara digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....