Pelaku UMKM di Jiwan Adaptif Hadapi Perubahan Perilaku Konsumen
- 05 Nov 2025 14:54 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Di era serba digital, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dihadapkan pada tantangan baru. Perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku usaha untuk terus beradaptasi agar tetap dekat dengan pasar dan mampu mempertahankan daya saing.
Seperti yang dilakukan Ulfa, pemilik Mbak Nyok Factory, produsen olahan cokelat isi dan popcorn di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Ia mengaku terus berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, terutama dalam menghadapi perilaku konsumen yang semakin dinamis di era digital.
“Sebenarnya kita harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan digitalisasi sekarang. Mulai dari sistem penjualan online, ataupun yang sekarang banyak menampilkan foto produk dengan bantuan AI,” paparnya, Selasa (4/11/2025).
Ulfa menambahkan, selain perubahan ke arah serba digital, turunnya daya beli masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku UMKM. Karena itu, diperlukan strategi agar omzet usaha tetap stabil di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
Salah satu langkah yang Ulfa tempuh adalah dengan rutin turun ke lapangan untuk melihat langsung bagaimana produk miliknya diterima masyarakat. Menurutnya, cara ini penting sebagai bahan evaluasi sekaligus peluang menemukan ide baru bagi pengembangan produk.
“Kadang penjualan turun karena ada kompetitor dengan kemasan atau rasa yang lebih menarik. Jadi saya turun sendiri, lihat apa yang bisa diperbaiki,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ulfa berpesan kepada para pelaku UMKM lainnya untuk tetap semangat menghadapi tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Ia meyakini, setiap kesulitan selalu membawa jalan keluar bagi mereka yang tekun dan pantang menyerah.
“Tetap bertahan, fokus pada usaha, jangan lupa terus berinovasi, dan serahkan hasilnya kepada Allah.” pungkasnya.
Diketahui Mbak Nyok Factory memiliki enam varian isian cokelat, mulai cokelat isi ubi, pisang, mete, wijen, melinjo, hingga isi kacang. Dari yang semula dipasarkan di pameran, kini produknya telah menjangkau toko oleh-oleh di berbagai daerah di Jawa Timur, bahkan sempat mengirim produk hingga Bali dan Jakarta. (UF).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....