Bapanas Sidak Pasar Besar Kota Madiun, Pastikan Stabilitas Bapokting

  • 26 Feb 2026 23:30 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun - Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama jajaran pemangku kepentingan terkait, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Besar Kota Madiun. Kegiatan ini dilakukan, untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam kegiatan yang berlangsung Kamis (26/2/2026) tersebut, tim Bapanas didampingi oleh Dinas Perdagangan Kota Madiun, Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, serta Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Madiun Kota. Kolaborasi itu, menyisir langsung kondisi di lapangan, mulai dari pedagang daging, sayur-mayur, hingga sembako.

Analis Ketahanan Pangan Madya Bapanas Maya Safrina mengatakan, hasil pantauan di Pasar Besar Kota Madiun menunjukkan harga kebutuhan pokok relatif stabil. “Serta masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP),” ujar dia, disela sidak berlangsung.

Maya menjelaskan, untuk komoditas daging sapi misalnya, harga terpantau di kisaran Rp110.000 hingga Rp120.000 per kilogram, masih jauh di bawah batas acuan pemerintah yang berada di angka Rp130.000 hingga Rp140.000. “Stok sembako alhamdulillah lancar. Dari wawancara beberapa toko, pasokan lancar,” ucap dia.

Meski mayoritas harga melandai, Bapanas memberikan perhatian khusus pada komoditas cabai rawit merah yang sempat mengalami kenaikan. “Cabai rawit merah, ini memang secara nasional, kami juga sudah melakukan aksi di Jakarta, provinsi lain, dan di Jawa Timur bisa antisipasi agar tidak menjulang, tapi sudah seminggu ini melandai turun,” ucap dia.

Selain melakukan pemantauan harga, tim gabungan juga memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai batas harga jual yang wajar. “Kami lihat tata niaga semua, siapa yang memasok, itu nanti yang akan kami lihat jangan sampai meningkat. Kalau pengakuan toko-toko, semua kalau Ramadan dan menjelang lebaran itu naik, mereka memaklumi, namun ini tidak boleh,” ujar dia.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Madiun Agung Sarianto memastikan bahwa stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayahnya tetap terjaga di bawah HET maupun HAP. “Khususnya kami dari Bulog, karena penjualan kami beras SPHP dan Minyakita. Maka suplainya terus kami jaga dan harga dibawah HET,”ucap dia.

Agung menjelaskan, untuk HET Beras SPHP masih diangka Rp12.500 per kilogram. Sementara untuk Minyakita Rp15.700 per kemasan. “Kalau minyakita itu pedagang mendapatkan harga dari kami Rp14.500 (per kemasan),” ujar dia. Serta untuk pengedropan Minyakita selama Ramadan ini cukup tinggi, per pasar dalam seminggu dua kali, dengan volume pengiriman satu truk. (adk).

Rekomendasi Berita