Bakesbangpol Jawa Timur Apresiasi Respon Cepat Pemkot Madiun
- 16 Sep 2025 08:12 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Pasca unjuk rasa di gedung DPRD Kota Madiun pada 30 Agustus 2025 lalu, Pemerintah Kota Madiun melakukan evaluasi dan monitoring bersama Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur. Menurut hasil evaluasi, ironisnya, sebagian dari peserta unjuk rasa adalah kalangan pelajar.
Pemerintah Kota (pemkot) Madiun lantas bertindak cepat dengan mengadakan cooling system atau peredaman. Tindakan tersebut diapresiasi langsung oleh Kepala Bakesbangpol Jawa Timur, Eddy Supriyanto, pada saat bertemu dengan Wali Kota Madiun, Maidi, pada Jumat (12/9/2025).
“Terima kasih, Pak Wali sudah memberikan quick response, salah satunya cooling system. Hari ini memberikan arahan kepada orang tua untuk terus menjaga anak-anak, guru terus mengawasi anak-anaknya,” komentarnya. “Anak-anak juga kita kasih wawasan kebangsaan, insya Allah aman,” lanjutnya.
Senada dengan Edy, Kapolresta Madiun, AKBP Wiwin Junianto Supriadi, juga mengungkapkan hal serupa, bahwa anak-anak adalah aset yang perlu dijaga. Selain orang tua dan guru, seluruh elemen masyarakat juga berkewajiban untuk melindungi anak-anak.
“Anak-anak harus dilindungi. Yang memiliki kewajiban melindungi anak adalah orang tua, guru, tetangga, dan semuanya. Jadi bagaimana caranya, adik-adik ini kita berikan kegiatan-kegiatan yang positif. Peran ortu penting, peran guru hanyalah penjamin. Sisanya adalah masyarakat sekitar. Jadi ayo kita jaga mereka bersama, karena mereka adalah aset,” terang AKBP Wiwin.
Sejauh ini, kepolisian Kota Madiun masih melakukan penyelidikan pasca unjuk rasa yang berujung pada perusakan gedung DPRD Kota Madiun. Namun AKBP Wiwin Junianto belum bisa memberikan keterangan, supaya tidak menjadi faktor penghambat selama proses penyelidikan masih berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....