Wali Kota Madiun Meresmikan Dua SPPG
- 15 Sep 2025 15:31 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Siswa penerima makan bergizi gratis (MBG) di Kota Madiun terus bertambah. Hal tersebut, setelah dilakukan peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di beberapa lokasi.
Peresmian dapur SPPG, pada Senin (15/9/2025) diantaranya berlangsung di Jalan Ciliwung, Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, dan dapur SPPG Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.
Peresmian dapur SPPG dilakukan langsung oleh Wali Kota Madiun Maidi, didampingi Wakil Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Maidi mengatakan, pembuatan dapur SPPG di Kota Madiun saat ini dikebut. “SPPG itu kami punya target Oktober akhir sudah ada 16. Hari ini sudah ada enam, Insyaallah dalam 45 hari lagi, akhir Oktober sudah semua,” ujar dia.
Dengan adanya 16 dapur SPPG ini, diharapkan sebanyak sekitar 51 ribu anak bisa mendapatkan MBG. “Kami kebut semua, kami juga pantau seperti sekarang ini (peresmian dapur SPPG Banjarejo). Itu yang penting,” ucap dia.
Ketua Yayasan Konco Kulo Prabowo yang mengelola dapur SPPG Kelurahan Banjarejo, Minadi Pujaya mengatakan, di dapur SPPG Banjarejo sendiri, melayani 3.060 porsi MBG untuk siswa yang ada di wilayah setempat. “Saat kami trial 3.060 porsi,” jelas dia.
| Baca juga: 4.200 Penari Bakal Meriahkan Madiun Menari |
Namun, menurut dia, dengan kapastias dapur dan peralatan dimiliki SPPG Banjarejo sebenarnya bisa melayani lebih banyak. “Dengan kapasitas ini, sebenarnya bisa menyiapkan diangka 5.000 porsi,” ujar dia.
Untuk menambah layanan, Minadi menjelaskan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. “Menyesuaikan adminstrasi, sama yang tenaga memasak. Karena yang memasak kami training 3 minggu di dapur SPPG kami di Kediri,”ujar dia.
Minadi menargetkan untuk bulan depan kapasitas layanan MBG sudah bisa meningkat. “Paling lambat satu bulan. Tapi menyusul dari dinas, kami siapkan untuk yang sekolah SLB (Sekolah Luar Biasa), Madrah, ibu hamil dan lansia,” ucap dia.
Untuk bahan baku dapur SPPG Banjarejo ini, Minadi mengatakan, berasal dari koperasi yang menampung produk pelaku UMKM. “Koperasi ini yang nantinya akan menjadi Koperasi Merah Putih,” ujar dia.
Kedepan, bahan baku juga akan diambil dari sekitar dapur SPPG Banjarejo. Terlebih di kawasan sekitar, akan dijadikan sentra tanaman pangan. “Sehingga, nanti akan terbentuk ekosistem (antara dapur SPPG, Koperasi, dan lingkungan sekitar),” ucap dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....