Keris Sepanjang Satu Meter Jadi Daya Tarik Pameran Pusaka di RRI Madiun

  • 28 Jun 2026 07:39 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Sebuah keris sepanjang satu meter menjadi salah satu daya tarik dalam Pameran Pusaka yang digelar di RRI Madiun pada 26 hingga 28 Juni 2026. Keris berjenis Nogo Siluman itu dihadirkan bukan sekadar untuk memamerkan ukuran yang tidak biasa, tetapi sebagai media mengenalkan budaya keris kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Catur Cinde Wardono dari Komunitas Pelestari Tosan Aji (Panji) Madiun menjelaskan, keris berukuran satu meter tersebut merupakan keris baru yang dibuat sekitar tahun 2020 oleh seorang empu dari Madura. Keris dengan 29 luk tersebut dibuat menggunakan teknik tradisional dan memerlukan waktu penempaan sekitar dua bulan hingga selesai.

Menurut Catur, komunitasnya sengaja menghadirkan keris dengan ukuran tidak biasa tersebut untuk menciptakan sesuatu yang berbeda sehingga mampu menarik perhatian masyarakat terhadap budaya perkerisan.

"Harapan kami memang dengan adanya keris satu meter ini bisa meningkatkan daya tarik, terutama untuk kalangan-kalangan muda sekarang," kata Catur, Jumat 26 Juni 2026.

Catur menambahkan ukuran keris yang tidak lazim itu diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat dan menjadi perbincangan di media sosial. Menurutnya, hal-hal yang unik lebih mudah menarik minat publik sehingga dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan budaya keris kepada generasi muda.

Lebih lanjut, Catur menjelaskan keris jenis Nogo Siluman itu dibuat menggunakan teknik tempa lipat sebagaimana pembuatan keris tradisional. Besi, baja, dan bahan pamor dipanaskan, kemudian ditempa dan dilipat berulang kali hingga membentuk lapisan sebelum menjadi bilah keris.

Selain keris sepanjang satu meter, pameran pusaka ini juga menampilkan berbagai keris dari era Singosari, Majapahit, Mataram hingga masa kini. Koleksi tersebut dipamerkan sebagai sarana edukasi mengenai perkembangan budaya perkerisan di Nusantara.

ia berharap pameran di RRI Madiun dapat membantu mengenalkan kembali nilai sejarah dan budaya keris kepada masyarakat. Menurut Catur, generasi muda perlu tetap mengenal warisan budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

"Keris ini adalah salah satu bukti bahwa leluhur Nusantara sudah memiliki peradaban yang tinggi. Harapan kami, terutama generasi muda, jangan sampai lepas dari akar budaya Indonesia," tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....