DMAS Bukukan Prapenjualan Rp1,6 Triliun
- 10 Feb 2026 09:57 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) mencatat prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1,6 triliun sepanjang tahun 2025. Dikutip dari keterbukaan informasi yang diunggah perseroan di laman resmi Bursa Efek Indonesia, capaian tersebut setara dengan sekitar 88% dari target tahunan sebesar Rp1,81 triliun, menegaskan ketahanan bisnis perseroan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan melemahnya minat sebagian investor asing.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto, menegaskan bahwa penjualan lahan industri menjadi penopang utama kinerja prapenjualan tahun lalu. “Perseroan menjual sekitar 46 hektare lahan industri di tahun 2025,” ujar Tondy Suwanto dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa sektor data center menjadi kontributor terbesar, dengan porsi sekitar 60% dari total penjualan lahan industri, disusul sektor FMCG, makanan dan minuman, serta sektor lainnya .
Baca juga: Ini Alasan Pendapatan RMKE Turun di Kuartal Tiga 2025
Dominasi sektor data center mencerminkan pergeseran kebutuhan industri ke arah infrastruktur digital dan pusat pengolahan data, seiring pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi. Kota Deltamas, dengan akses tol langsung dan ketersediaan lahan skala besar, dinilai berada pada posisi strategis untuk menangkap tren tersebut.
Selain sektor industri, prapenjualan DMAS juga ditopang oleh penjualan di sektor komersial dan hunian, terutama rumah tapak. Diversifikasi ini membantu menjaga stabilitas pendapatan perseroan ketika kondisi global—mulai dari ketegangan geopolitik hingga kebijakan tarif resiprokal internasional—menekan arus investasi asing sepanjang 2025 .
Baca juga: Pertamina Geothermal Amankan Hak Eksplorasi Baru di Sumatra
Tondy Suwanto menekankan bahwa perseroan tetap berfokus pada peningkatan kualitas kawasan dan layanan. Sepanjang 2025, DMAS telah mengoperasikan Security, Fire, and Command Center sebagai bagian dari inovasi keamanan digital, serta Water Treatment Plant (WTP) Recycle untuk mendukung program Zero Run Off Water Discharge. Di sisi pengelolaan lingkungan, perseroan juga menjalankan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) guna mendukung agenda Zero Waste .
Ke depan, DMAS berkomitmen melanjutkan pengembangan kawasan industri, hunian, dan komersial Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern dan ramah lingkungan di timur Jakarta. Dengan land bank yang luas dan dukungan pemegang saham strategis, capaian prapenjualan Rp1,6 triliun dipandang sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang perseroan di tengah siklus ekonomi yang semakin selektif. (NK)
Disclaimer: Bukan ajakan jual/beli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....