Ini Strategi SBMA Mengelola Limbah B3

  • 13 Nov 2025 14:29 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Perusahan produsen gas, PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) menegaskan komitmennya terhadap kepatuhan lingkungan melalui pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang ketat dan transparan. Dalam Public Expose tahunan yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, pada 10 November 2025, manajemen perusahaan memaparkan strategi pengelolaan limbah tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan salah satu investor, Herwin.

Dikutip dari file hasil public expose yang diunggah di laman resmi idx.co.id, Manajemen menjelaskan bahwa seluruh proses penanganan limbah B3 dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. SBMA menggandeng perusahaan jasa pengolah limbah berizin resmi untuk memastikan pengangkutan dan pemrosesan berjalan aman serta terdokumentasi. “Pengelolaan limbah B3 dilakukan sepenuhnya sesuai peraturan yang berlaku dan melalui kerja sama dengan perusahaan pengolah berizin resmi,” ujar manajemen dalam sesi tanya jawab.

Baca juga: Pandangan ANJT Terhadap Prospek Bisnis Sawit di 2025

Perusahaan juga memperbarui prosedur penyimpanan sementara dan pengangkutan limbah agar setiap jenis limbah dapat ditelusuri secara menyeluruh (traceable). Untuk mendukung hal tersebut, SBMA sedang melakukan penyempurnaan dokumentasi internal dan memperkuat sistem pelaporan digital sehingga proses pelacakan dapat diaudit kapan saja.Langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang SBMA dalam memperkuat tata kelola lingkungan. Perseroan menegaskan bahwa progres pengelolaan limbah B3 saat ini berjalan sesuai target dan belum ditemukan temuan material dalam implementasinya.

Pendekatan sistematis ini sejalan dengan strategi keberlanjutan perusahaan yang menekankan efisiensi energi, kepatuhan lingkungan, dan pemanfaatan teknologi. SBMA juga tengah mempersiapkan diversifikasi usaha ke bidang pengolahan residu produksi menjadi bahan bangunan bernilai tambah, langkah yang diharapkan tidak hanya menekan biaya pembuangan limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru dari hasil samping produksi asetilena.

Baca juga: Langkah ANJT Menangani Partenokarpi di Kelapa Sawit

Dengan strategi yang berfokus pada kepatuhan dan inovasi, SBMA berupaya menunjukkan bahwa industri gas tidak hanya bisa tumbuh secara finansial, tetapi juga beroperasi secara bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....