Bertamu Dianjurkan Membawa Buah Tangan dan Membalas Penghormatan dengan Kebaika

  • 04 Agt 2026 07:17 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Bertamu dalam Islam tidak hanya mengatur tata cara meminta izin dan memasuki rumah, tetapi juga mengajarkan sikap menghormati tuan rumah. Salah satunya dengan membawa buah tangan sebagai bentuk perhatian dan penghargaan, meski bukan menjadi kewajiban.

Ustadz Santoso, S.Ag., M.M. mengatakan, membawa oleh-oleh saat bertamu merupakan adab yang baik apabila seseorang memiliki kemampuan. Namun, yang lebih utama adalah menunjukkan sikap sopan santun dan penghormatan kepada tuan rumah.

"Kalau bisa ketika bertamu membawa oleh-oleh. Kalau memang tidak bisa, cukup dengan menunjukkan kesopanan sebagai bentuk penghormatan kepada tuan rumah," ujarnya.

Menurutnya, Islam sangat menekankan pentingnya saling menghargai dalam setiap bentuk interaksi sosial. Prinsip tersebut juga ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur'an melalui perintah untuk membalas penghormatan dengan penghormatan yang lebih baik atau setidaknya setara.

Ustadz Santoso mengutip firman Allah SWT dalam Surah An-Nisa ayat 86, "Fa idza huyyitum bitahiyyatin fa hayyu bi ahsana minha au rudduha," yang berarti, "Apabila kamu diberi suatu penghormatan, balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik atau balaslah dengan yang serupa."

Ia menjelaskan, ayat tersebut menjadi pedoman bagi umat Islam untuk selalu membalas kebaikan orang lain dengan sikap yang lebih baik. Nilai tersebut tidak hanya berlaku saat menerima salam, tetapi juga dalam membangun hubungan sosial, termasuk ketika menjadi tamu maupun tuan rumah.

Dengan menerapkan adab bertamu yang baik, seperti menjaga kesopanan, menghormati tuan rumah, serta membalas setiap bentuk penghormatan dengan kebaikan, diharapkan hubungan silaturahmi antarmasyarakat semakin erat dan penuh keberkahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....