Kebersamaan Itu Berkah, Kunci Keharmonisan Keluarga dan Masyarakat

  • 30 Jul 2026 06:51 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun- Kebersamaan merupakan salah satu nilai luhur yang diajarkan dalam Islam. Dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat, kebersamaan menjadi fondasi dalam membangun keharmonisan, saling menguatkan, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap aktivitas.

Islam mengajarkan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Oleh karena itu, semangat saling membantu, menghargai, dan menjaga persaudaraan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kehidupan yang damai dan sejahtera.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan."

(QS. Al-Ma'idah: 2)

Ayat tersebut menjadi pedoman bahwa kebersamaan hendaknya dibangun di atas nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda: "Tangan Allah bersama jamaah (kebersamaan)."

(HR. At-Tirmidzi)

Hadis ini memberikan pesan bahwa keberkahan dan pertolongan Allah SWT senantiasa menyertai orang-orang yang menjaga persatuan dan kebersamaan dalam kebaikan.

Dalam kehidupan keluarga, kebersamaan dapat diwujudkan melalui kebiasaan makan bersama, bermusyawarah saat mengambil keputusan, saling membantu pekerjaan rumah, mendidik anak dengan kasih sayang, hingga melaksanakan ibadah secara berjamaah. Aktivitas sederhana tersebut mampu mempererat hubungan antaranggota keluarga sekaligus menanamkan nilai saling menghormati dan bertanggung jawab.

Sementara itu, di lingkungan masyarakat, kebersamaan tercermin melalui budaya gotong royong, kerja bakti, membantu tetangga yang mengalami kesulitan, menghadiri kegiatan keagamaan, hingga menjaga kerukunan tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.

Prof. Dr. KH. M. Sutoyo, M.Ag., menjelaskan bahwa kebersamaan bukan sekadar berkumpul secara fisik, melainkan membangun rasa saling memiliki dan saling peduli.

"Kebersamaan adalah anugerah Allah SWT yang harus dijaga. Keluarga yang membiasakan musyawarah, saling menghormati, dan beribadah bersama akan tumbuh menjadi keluarga yang harmonis. Begitu pula masyarakat yang menjaga ukhuwah, gemar bergotong royong, dan saling membantu akan memperoleh keberkahan serta memperkuat persatuan," ujarnya, Kamis, 30 Juli 2026.

Sutoyo menambahkan bahwa tantangan kehidupan modern sering kali membuat hubungan antarsesama menjadi renggang akibat kesibukan dan penggunaan teknologi yang berlebihan. Oleh karena itu, setiap individu perlu meluangkan waktu untuk membangun komunikasi yang baik, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, kebersamaan juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia. Ketika setiap anggota keluarga dan masyarakat saling mendukung dalam kebaikan, maka akan tercipta lingkungan yang aman, tenteram, serta penuh keberkahan.

Semangat kebersamaan tidak hanya memberikan manfaat secara sosial, tetapi juga menjadi bentuk pengamalan ajaran Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Dengan memperkuat persaudaraan, menjaga silaturahmi, dan saling menolong dalam kebaikan, setiap keluarga maupun masyarakat dapat merasakan bahwa kebersamaan benar-benar merupakan sumber keberkahan dalam kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....