Pentingnya Memanusiakan Manusia di Ruang Digital

  • 15 Jul 2026 18:55 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Empati dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan komunikasi yang sehat di media sosial. Tanpa empati, ruang digital berpotensi berubah menjadi arena saling menyerang yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan.

Hal tersebut disampaikan Dosen UNIPMA dan Pegiat Literasi, Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si., saat siaran obrolan Jaga Malam PRO 2 RRI Madiun

Linda, mengatakan pengguna media sosial perlu menyadari bahwa akun yang tampil di layar tetap mewakili manusia dengan berbagai perasaan dan latar belakang kehidupan. Kesadaran tersebut penting agar interaksi digital tidak berubah menjadi perundungan.

Menurut Linda, banyak pengguna media sosial lupa bahwa komentar yang mereka tulis dapat berdampak pada kondisi psikologis orang lain. Padahal setiap individu memiliki batas kemampuan yang berbeda dalam menerima kritik maupun cibiran.

“Kalau kita sudah memahami bahwa yang punya akun itu sama-sama manusia yang tidak luput dari salah dan tidak sempurna, maka empati akan menyertai,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokratis. Namun kritik sebaiknya diarahkan pada gagasan atau isi pesan, bukan menyerang karakter pribadi seseorang.

Linda juga mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan media sosial sebagai sarana mempermalukan orang lain. Kritik yang disampaikan secara konstruktif justru lebih berpotensi menghasilkan perubahan positif.

“Kritik idenya, bukan karakternya. Tidak setuju itu wajar, tetapi tidak perlu mengkorelasikannya dengan orangnya,” katanya.

Ia berharap pengguna media sosial dapat menjadikan prinsip menghormati sesama sebagai pedoman dalam berinteraksi. Dengan demikian, ruang digital dapat menjadi tempat bertukar gagasan yang sehat dan bermanfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....