Fenomena “Brain Rot” akibat Media Sosial Perlu Diwaspadai
- 27 Mei 2026 00:54 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Penggunaan media sosial yang semakin masif di kalangan masyarakat, khususnya remaja, dinilai membawa dampak tersendiri terhadap pola pikir dan kemampuan konsentrasi.
Hal tersebut disampaikan oleh Chaterina Yeni Susilaningsih, dosen Bimbingan dan Konseling UKWMS Kampus Madiun, saat membahas fenomena brain rot akibat konsumsi konten digital berlebihan dalam program PUG dan Inklusi Pro 1 RRI Madiun
Menurutnya, media sosial saat ini telah menjadi kebutuhan yang sulit dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Namun di balik kemudahan dan hiburan yang ditawarkan, terdapat dampak negatif yang perlu menjadi perhatian bersama.
“Brain rot adalah kondisi menurunnya kemampuan berpikir seseorang akibat terlalu sering mengonsumsi konten digital secara berlebihan,” jelasnya.
Chaterina Yeni Susilaningsih mengatakan bahwa seseorang yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melihat media sosial berpotensi mengalami penurunan fokus dan kemampuan berpikir kritis. Pasalnya, konten di media sosial umumnya disajikan secara cepat dan instan sehingga otak terbiasa menerima informasi dalam durasi singkat.
Ia menambahkan, kebiasaan terus-menerus melihat tayangan singkat dapat membentuk pola pikir serba cepat tanpa proses mendalam. Kondisi ini dinilai berpengaruh terhadap kemampuan belajar, terutama pada remaja yang membutuhkan konsentrasi tinggi dalam memahami pelajaran maupun menyelesaikan tugas.
“Tayangan media sosial sifatnya cepat, hanya beberapa detik. Kalau otak terus terbiasa menerima yang instan, maka nantinya kebiasaan berpikir cepat itulah yang terbentuk,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa remaja memerlukan kemampuan berpikir kritis, fokus, dan konsentrasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, penggunaan media sosial perlu dibatasi dan diimbangi dengan aktivitas yang mampu melatih daya pikir secara mendalam.
Melalui edukasi dan pendampingan yang tepat, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak memanfaatkan media sosial agar teknologi tetap memberikan manfaat positif tanpa mengurangi kualitas kemampuan berpikir dan konsentrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....