Makna Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari
- 20 Mei 2026 05:13 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun- Perayaan Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz H. Kusnan, M.Ag saat memberikan tausiyah tentang makna Idul Adha di program Mutiara Pagi RRI Madiun. Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim AS menjadi teladan besar bagi umat Islam dalam menjalankan perintah Allah dengan penuh keimanan.
“Idul Adha mengajarkan kepada kita arti pengorbanan yang sesungguhnya. Nabi Ibrahim AS menunjukkan ketaatan luar biasa ketika diperintahkan Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Dari kisah itu, kita belajar tentang keikhlasan dan kepasrahan kepada kehendak Allah,” ujar Ustaz Kusnan, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Idul Adha sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sikap rela berbagi kepada sesama, membantu masyarakat yang membutuhkan, hingga mendahulukan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Kusnan juga merujuk firman Allah SWT dalam Surat Ash-Shaffat ayat 112:“Dan Kami beri dia kabar gembira dengan kelahiran Ishaq, seorang nabi yang termasuk orang-orang saleh.”
Ayat tersebut menjadi bagian dari kisah Nabi Ibrahim AS setelah beliau berhasil melewati ujian keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT. Menurut Ustaz Kusnan, Allah memberikan balasan terbaik kepada hamba-Nya yang sabar dan ikhlas menjalankan perintah-Nya.
“Makna terbesar Idul Adha bukan hanya berkurban hewan, tetapi bagaimana manusia mampu mengorbankan sifat egois, keserakahan, dan rasa mementingkan diri sendiri demi kebaikan bersama,” tambahnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial. Pembagian daging kurban, menurutnya, menjadi simbol kebersamaan dan bentuk nyata perhatian terhadap sesama.
Perayaan Idul Adha setiap tahunnya diharapkan tidak hanya menjadi tradisi seremonial, tetapi mampu membentuk karakter masyarakat yang lebih peduli, ikhlas, dan bertakwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....