Komunikasi yang Baik Jadi Kunci Merawat Keluarga Sakinah
- 04 Jun 2026 00:02 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Komunikasi yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga dan mewujudkan keluarga sakinah. Hal tersebut disampaikan oleh Ustadzah Siti Amiroh, S.Ag., M.Pd.I., dalam kajian mengenai pentingnya komunikasi dalam keluarga.
Menurutnya, banyak konflik rumah tangga yang berawal dari kesalahpahaman akibat komunikasi yang tidak berjalan dengan baik. Miskomunikasi sering kali muncul bukan karena isi pesan yang disampaikan, melainkan cara penyampaiannya yang kurang tepat.
“Banyak sekali konflik dalam rumah tangga itu bermula dari salah paham atau miskomunikasi, atau dalam keluarga tersebut tidak ada komunikasi yang baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa nada bicara dapat memengaruhi makna sebuah ucapan. Sebuah panggilan sederhana kepada pasangan, misalnya, bisa dimaknai berbeda ketika disampaikan dengan nada lembut, tinggi, atau bahkan dengan teriakan.
“Perkara yang sepertinya kecil dan sepele, tetapi ketika hati sedang emosi, kalimat-kalimat yang keluar dari pasangan atau anak-anak bisa berubah makna. Kita memaknainya menjadi berbeda,” jelasnya.
Karena itu, komunikasi dalam keluarga tidak hanya sebatas bertukar kata, tetapi juga menyampaikan rasa, memahami makna, dan menjaga perasaan satu sama lain. Dengan komunikasi yang baik, keharmonisan keluarga akan lebih mudah terjaga.
Ustadzah Siti Amiroh mengingatkan bahwa Islam juga mengajarkan umatnya untuk selalu mengucapkan perkataan yang baik. Ia mengutip firman Allah yang memerintahkan hamba-Nya untuk berkata dengan ucapan yang terbaik.
“Komunikasi dalam keluarga harus dibangun dengan kata-kata yang baik, santun, dan menenangkan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan salah satu prinsip komunikasi dalam keluarga, yaitu qaulan sadida atau perkataan yang benar. Prinsip ini menekankan pentingnya kejujuran sebagai pondasi utama dalam membangun kepercayaan di dalam rumah tangga.
“Kejujuran adalah pondasi utama dalam membangun kepercayaan dalam keluarga. Ketika suami istri tidak memiliki kejujuran dan yang disampaikan hanya kebohongan, maka hubungan itu akan rapuh karena tidak ada lagi kepercayaan,” katanya.
Melalui komunikasi yang jujur, santun, dan penuh penghargaan, setiap anggota keluarga dapat saling memahami dan memperkuat ikatan emosional. Dengan demikian, cita-cita membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....