Perempuan Berdaya, Berkarya, dan Berdampak Nyata: Begini Kata Prof.Zuhro
- 17 Apr 2026 08:49 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun- Peran perempuan dalam pembangunan bangsa semakin mendapat perhatian serius di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang terus berkembang. Hal ini ditegaskan oleh Prof. R. Siti Zuhro, M.A., Ph.D., Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam sebuah pemaparan yang mengangkat tema “Perempuan Berdaya: Berkarya dan Berdampak Nyata”.
Menurutnya, perempuan bukan hanya pelengkap dalam struktur sosial, tetapi merupakan aktor kunci yang memiliki kontribusi besar dalam mendorong kemajuan bangsa.
“Mengapa perempuan penting? Karena perempuan adalah pondasi peradaban. Dari keluarga, pendidikan anak, hingga kontribusi di ruang publik, perempuan memiliki peran strategis yang tidak tergantikan,” ujarnya, saat mengisi webinar ASN belajar secara online, Kamis (16/4/2026).
Prof. Siti Zuhro menjelaskan bahwa perempuan memiliki potensi besar dalam pembangunan, baik dari sisi sumber daya manusia, kepemimpinan, maupun inovasi. Di era modern, perempuan tidak lagi terbatas pada peran domestik, melainkan telah merambah berbagai sektor seperti ekonomi, politik, pendidikan, hingga teknologi.
“Jika potensi perempuan dimaksimalkan, maka pembangunan akan lebih inklusif dan berkelanjutan. Perempuan membawa perspektif yang berbeda, termasuk dalam pengambilan keputusan yang lebih empatik dan berorientasi pada kesejahteraan bersama,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya strategi agar perempuan dapat maju di ranah publik. Salah satu kunci utamanya adalah peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan dan literasi, termasuk literasi digital.
| Baca juga: KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Donor Darah |
Selain itu, perempuan juga perlu membangun jejaring, meningkatkan kepercayaan diri, serta berani mengambil peran kepemimpinan.
“Perempuan harus berani tampil, menyuarakan gagasan, dan terlibat dalam proses pengambilan kebijakan. Namun, ini juga perlu didukung oleh lingkungan yang inklusif, baik dari keluarga, masyarakat, maupun negara,” tambahnya.
Dalam konteks yang lebih luas, peran perempuan juga menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan publik di Indonesia. Prof. Siti Zuhro menyebutkan bahwa terdapat beberapa pilar utama dalam transformasi tersebut, yakni integritas, profesionalisme, inovasi, serta pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Perempuan memiliki keunggulan dalam aspek ketelitian, empati, dan komunikasi. Ini menjadi modal besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis dan responsif,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kebijakan yang responsif gender agar perempuan memiliki akses dan kesempatan yang setara dalam berbagai bidang. Dengan demikian, perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif dan berdaya.
Di akhir pemaparannya, Prof. Siti Zuhro mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendorong pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional.
“Perempuan yang berdaya akan melahirkan generasi yang kuat, masyarakat yang sejahtera, dan bangsa yang maju,” bebernya.
Dengan semakin terbukanya ruang bagi perempuan untuk berkarya dan berkontribusi, harapannya ke depan akan semakin banyak perempuan Indonesia yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....