Kembangkan Bisnis: dari Pelatihan Berujung Berpeluang Cuan
- 15 Jun 2026 18:48 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun- Kreativitas dan keberanian mengambil langkah baru menjadi kunci bagi Amalia Ekasari dalam membangun usaha kerajinan bucket yang kini dikenal dengan nama Arlian Craft. Berawal dari keinginan untuk tetap produktif setelah memutuskan resign dari pekerjaan demi fokus mengasuh putrinya, perempuan yang akrab disapa Lia ini berhasil mengubah keterampilan sederhana menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.
Lia mengawali usaha bucket pada tahun 2023. Keputusan tersebut lahir setelah dirinya mengikuti pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di Kelurahan Pangongangan.
Dari pelatihan itu, ia mendapatkan pengetahuan dasar mengenai pembuatan bucket dan melihat adanya potensi pasar yang cukup besar.
"Saat itu saya memutuskan resign dari pekerjaan karena ingin lebih fokus mengurus putri saya. Setelah mengikuti pelatihan dari Disnaker di Kelurahan Pangongangan, saya mulai tertarik untuk mencoba membuat bucket dan menjadikannya sebagai usaha," ujar Lia, Owner Arlian Craft, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, memulai usaha bukanlah perkara mudah. Di awal merintis bisnis, Lia harus belajar memahami tren pasar, mencari bahan baku yang berkualitas, hingga mempromosikan produknya kepada masyarakat.
Ia memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran sekaligus membangun jaringan pelanggan. Produk yang ditawarkan Arlian Craft tidak hanya berupa bucket bunga, tetapi juga bucket uang, bucket snack, hingga berbagai kreasi hadiah yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Beragam pilihan tersebut membuat produknya diminati untuk berbagai momen spesial seperti wisuda, ulang tahun, pernikahan, maupun perayaan lainnya. Lia mengatakan bahwa kreativitas menjadi aspek penting dalam menjalankan usaha ini.
Ia terus mengikuti perkembangan tren agar desain bucket yang dibuat tetap menarik dan sesuai dengan selera pelanggan.
"Setiap pelanggan biasanya memiliki permintaan yang berbeda-beda. Karena itu saya selalu berusaha membuat desain yang unik dan menyesuaikan dengan keinginan mereka," katanya pada saat menjadi narasumber UMKM Bicara di Pro1 RRI Madiun.
Selain menjadi sumber penghasilan, usaha ini juga memberikan fleksibilitas waktu bagi Lia untuk tetap menjalankan perannya sebagai ibu. Ia mengaku dapat mengatur waktu antara mengurus keluarga dan menyelesaikan pesanan pelanggan dari rumah.
Seiring berjalannya waktu, Arlian Craft mulai mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Pesanan tidak hanya datang dari lingkungan sekitar, tetapi juga dari berbagai kalangan yang mengetahui produknya melalui media sosial dan rekomendasi pelanggan.
Lia berharap usahanya dapat terus berkembang dan memberikan inspirasi bagi perempuan lain yang ingin memulai bisnis dari rumah. Menurutnya, keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan menciptakan peluang ekonomi.
"Jangan takut untuk memulai. Saya juga memulai dari belajar di pelatihan dan mencoba sedikit demi sedikit. Yang penting terus belajar, konsisten, dan berani mengambil peluang," tuturnya.
Keberhasilan Lia membangun Arlian Craft menjadi bukti bahwa pelatihan keterampilan yang diberikan pemerintah dapat membuka jalan bagi masyarakat untuk menciptakan usaha mandiri. Dengan ketekunan dan semangat berwirausaha, sebuah keterampilan sederhana dapat berkembang menjadi bisnis yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung keseimbangan kehidupan keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....