Apa Itu Psikososial dalam Penanganan Bencana?

  • 12 Apr 2026 14:34 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Psikososial menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan korban bencana yang kerap luput dari perhatian. Tidak hanya berdampak pada fisik, bencana juga memengaruhi kondisi mental dan sosial masyarakat.

Aria Kusuma Aji, relawan penanggulangan bencana menjelaskan bahwa pemahaman psikososial penting untuk mendukung proses pemulihan korban. Menurut Aria, psikososial dapat dipahami secara sederhana sebagai gambaran pola pikir dan interaksi sosial seseorang.

Konsep ini berkaitan dengan bagaimana individu berpikir dan bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks bencana, kondisi tersebut dapat berubah secara signifikan. Perubahan ini perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan dampak berkepanjangan.

“Kalau psikososial itu gambaran paling ringannya adalah kita mempelajari bagaimana pola pikir dan berkegiatan bermasyarakat, pola pikir seseorang. Jadi saat kita menggali psikososial, kita melihat bagaimana masyarakat itu berpikir dan bersosialisasi, apakah mereka mengalami hambatan atau tidak,” ujarnya dalam dialog bersama Pro 2 RRI Madiun, kemarin.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini menjadi indikator penting dalam melihat dampak bencana terhadap masyarakat. Aria menjelaskan bahwa bencana tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga tekanan psikologis.

Kehilangan anggota keluarga maupun harta benda dapat meningkatkan tingkat stres seseorang. Kondisi ini dapat memengaruhi cara berpikir dan perilaku sosial korban. Tidak jarang, korban menjadi lebih tertutup atau menarik diri dari lingkungan.

“Kalau kita melihat bencana dari segi dampak, bencana itu menimbulkan kerugian, baik nyawa maupun harta benda. Saat seseorang mengalami duka, secara psikososialnya akan menurun, stres meningkat, dan secara sosial bisa menyendiri atau bahkan menyalahkan diri sendiri,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa kondisi ini perlu segera ditangani agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Pengalaman di lapangan juga menunjukkan adanya reaksi psikologis yang kompleks.

Ia menemukan sejumlah korban yang mengalami rasa bersalah karena masih selamat. Kondisi ini menunjukkan pentingnya intervensi psikososial bagi korban bencana.

Menurut Aria, peran tim dukungan psikososial sangat krusial dalam membantu korban beradaptasi. Pendampingan dilakukan untuk mengarahkan korban agar mampu menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih positif.

"Dengan pendekatan yang tepat, kondisi mental dan sosial korban dapat perlahan membaik. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan secara menyeluruh," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....