Kebiasaan Berbagi Barang Picu Penularan Skabies, Warga Diimbau Jaga Kebersihan

  • 12 Apr 2026 13:05 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Skabies menjadi penyakit kulit yang mudah menular, terutama di lingkungan masyarakat yang hidup berkelompok seperti asrama atau kos. Penularan dapat terjadi akibat kebiasaan berbagi barang pribadi serta kurangnya perhatian terhadap kebersihan lingkungan.

Dokter Internship di Puskesmas Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Christina Pretaliana atau yang akrab disapa dr. Tata, pada Senin 6 April 2026, menyebut skabies disebabkan oleh tungau, hewan berukuran sangat kecil (mikron) yang tidak dapat dilihat secara kasat mata.

Ia menjelaskan, penularan dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Penularan langsung terjadi saat seseorang melakukan kontak fisik dengan penderita, seperti berjabat tangan, tidur bersama, atau melalui hubungan seksual. Sementara itu, penularan tidak langsung terjadi akibat kebiasaan menggunakan barang pribadi secara bersama.

"Sering sharing selimut atau handuk ya, biasanya orang-orang tinggal di asrama itu kan sering ya pinjam-pinjam baju, pinjam handuk atau biasanya tidur ramai-ramai seperti itu. Nah, itu secara tidak langsung itu bisa menularkan skabies," ungkapnya

dr. Tata menambahkan, kasus skabies kerap ditemukan pada masyarakat yang tinggal berkelompok karena tingginya interaksi dan kebiasaan berbagi barang.

Skabies umumnya ditandai dengan gejala yang paling mencolok berupa rasa gatal pada malam hari, seiring meningkatnya aktivitas tungau. Gejala lain yang sering muncul berupa ruam atau bintil pada sela jari, serta bagian tubuh seperti lipatan lengan dan paha.

Ia menyebut tungau kerap hidup di benda berbahan kain seperti pakaian, seprai, dan selimut, terutama jika jarang dibersihkan atau tidak terpapar panas.

dr. Tata menekankan menjaga kebersihan diri dan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah penularan skabies. Masyarakat diimbau rutin membersihkan dan menjemur perlengkapan tidur seperti bantal guling dan kasur. Selain itu juga dianjurkan untuk mencuci seprai dan pakaian dengan air panas, menjemur hingga kering dan menyetrikanya. Tungau diketahui dapat mati jika terkena suhu tinggi.

Lebih lanjut, masyarakat juga disarankan menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala skabies.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....