Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

  • 30 Mar 2026 06:24 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Ramadan telah berlalu. Harapan selanjutnya adalah semoga apa yang telah umat muslim lakukan dapat diterima oleh Allah SWT dan derajat taqwa menjadi meningkat. Maka penting bagi seorang mukmin untuk memperhatikan, bagaimana menjaga semangat ibadah setelah Ramadan. Tidak hanya sekedar melanjutkan melainkan juga berusaha untuk meningkatkan.

“Syawwal itu memiliki makna peningkatan. Diharapkan apa yang telah kita lakukan bersama, tidak berhenti dibulan Ramadan. Tetapi apa yang telah kita lakukan dibulan Ramadan dapat berlanjut dan ditingkatkan sehingga menjadi motivasi di bulan-bulan berikutnya” Dikatakan Ustadzah Dra. Muftiati Sholikah, M.Pd. saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi di PRO 1 RRI Madiun, Senin 30 Maret 2026.

Indikator dari bagaimana capaian seorang muslim setelah Ramadan adalah terlihat seperti bagaimana ibadah sholatnya, tilawah qurannya, infaq shodaqohnya dan amal baik lainnya setelah bulan Ramadan. Bulan Ramadan merupakan syahrut tarbiyyah, bulan pendidikan. Didalamnya umat muslim digembleng, dididik sebulan penuh agar dapat menjadi pribadi yang semakin bertaqwa, karena hakikatnya taqwa menjadi derajat paling tinggi bagi umat muslim.

Spirit Ramadan harus terus di usahakan, agar amala ibadah selama Ramadan tetap terjaga dan dapat dilanjutkan. Menjaga semangat Ramadan tidak mudah, terlebih suasana dan nuansa yang tidak mendukung. Lantas bagaimana cara seorang mukmin menjaga spirit Ramadan?.

“Yang pertama muhasabah. Ini merupakan bentuk dari koreksi diri sendiri terhadap amal ibadah seorang mukmin. Perlu kembali mengingat apa yang telah dilakukan dibulan Ramadan. Disabdakan oleh Rasulullah SAW melalui sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi yang artinya Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang”, Tambah Ustadzah Muftiati

Selanjutnya bagaimana menjaga semangat ibadah pasca Ramadan yang kedua adalah dengan mujahadah. Dimaknai sebagai orang yang bersungguh-sungguh. Dari hasil muhasabah dapat disimpulkan bahwa trend positif apa yang telah dilakukan selama Ramadan. Maka ibadah yang sudah dilakukan hendaknya dengan sungguh-sungguh dilanjutkan di bulan Syawwal ini dan bulan-bulan berikutnya hingga bertemu kembali dibulan Ramadan

Diakhir dialog acara Mutiara Pagi, Ustadzah yang juga merupakan pendidik di salah satu sekolah menengah pertama di kabupaten Madiun tersebut mengajak umat Islam untuk menjaga spirit Ramadan. Semangat Ramadan menurutnya harus selalu membekas dihati setiap muslim serta selalu berdoa semoga ibadah yang umat muslim telah lakukan menjadi washilah selalu dekat dengan Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....