Khutbah Idul Adha Ingatkan Pentingnya Iman dan Kepeduliany

  • 28 Mei 2026 18:03 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid An Nur yang diikuti masyarakat Jalan Salak III dan sekitarnya, Jumat pagi 27 Mei.2026. Momentum hari raya kurban kali ini tidak hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan, namun juga ajakan untuk memperbaiki diri dan memperkuat persatuan umat.

Bertindak sebagai imam dan khotib, H. Amil Wahib, S.Ag menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya menjaga kualitas iman agar tidak hanya sebatas pengakuan, tetapi benar-benar tercermin dalam akhlak dan kehidupan sehari-hari.

Dalam khutbahnya, ia mengingatkan bahwa masih banyak umat yang mengaku beriman, namun belum mampu menghadirkan manfaat besar bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, iman seharusnya melahirkan karya, kepedulian, dan sikap saling menghormati.

“Kita sering merasa sudah beriman, tetapi masih mudah rapuh. Habluminallah sudah baik, namun habluminannas kadang masih kurang. Padahal akhlak kepada sesama juga bagian penting dari keimanan,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keharmonisan antar sesama. Bahkan, menurutnya, umat Islam terkadang masih sulit membangun persatuan dengan sesama Muslim, apalagi dengan masyarakat yang berbeda keyakinan. Karena itu, Idul Adha diharapkan menjadi pengingat agar umat mampu menunjukkan Islam yang damai dan membawa kebaikan.

Selain mengajak jamaah untuk memperbaiki hubungan sosial, khutbah tersebut juga mengingatkan pentingnya rasa syukur. Jamaah diajak menyadari bahwa kesempatan menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman merupakan nikmat besar yang patut disyukuri, terutama ketika melihat kondisi masyarakat Palestina yang hingga kini masih hidup di tengah konflik.

Doa bersama juga dipanjatkan untuk jamaah haji asal Kota Madiun yang sedang menjalankan puncak ibadah haji di Tanah Suci. H. Amil Wahib berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Tak hanya itu, makna ibadah kurban juga menjadi pesan penting dalam khutbah Idul Adha kali ini. Menurutnya, kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga simbol pengorbanan untuk menyingkirkan ego, kepentingan golongan, hingga sikap merasa paling benar.

“Yang harus disembelih bukan hanya hewan kurban, tetapi juga ego kita, kepentingan kelompok kita, dan hal-hal yang dapat memecah persaudaraan,” katanya.

Ia pun mengingatkan kembali doa dari Nabi Ibrahim AS, yang memohon negeri yang baik serta keturunan yang saleh dan salehah. Pesan tersebut dinilai relevan untuk kehidupan saat ini, ketika masyarakat membutuhkan persatuan, keteladanan, dan generasi yang berakhlak baik.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid An Nur berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Sejak pagi, warga memadati area masjid untuk mengikuti ibadah yang menjadi momen refleksi sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....