Bijak di Media Sosial: Hindari Baper dan Drama

  • 23 Feb 2026 09:38 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Menyelami dunia media sosial membutuhkan mental yang kuat agar tidak terjebak dalam konflik yang melelahkan. Setiap orang memiliki hak untuk mengekspresikan diri sehingga kita tidak perlu memberi penilaian buruk atau ikut terlibat secara emosional. Jika merasa tidak nyaman dengan suatu unggahan, sebaiknya cukup meninggalkan konten tersebut tanpa berkomentar buruk.

Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. mengingatkan ada tiga pantangan bagi pengguna platform seperti Instagram atau TikTok. Tiga hal tersebut adalah tidak membuat drama, tidak mudah terbawa perasaan, dan tidak langsung percaya pada informasi yang beredar. "Jika sudah memutuskan bermain media sosial, kita tidak boleh baper dan harus memvalidasi setiap informasi agar tidak tertipu," ungkap Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. dalam dialog Jaga Malam bersama Pro2 RRI Madiun.

Kejujuran informasi sangat penting agar masyarakat terhindar dari pencitraan palsu atau fake branding. Jika hal tersebut masih ringan dan tidak merugikan orang lain, sebaiknya kita tetap tenang. Namun, jika unggahan sudah mengandung berita bohong, kita perlu melakukan klarifikasi fakta.

Dalam menegur teman atau kerabat di media sosial, perlu dilakukan dengan hati-hati. Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. menyarankan agar teguran disampaikan secara pribadi melalui pesan singkat untuk menjaga nama baik yang bersangkutan. "Menegur seseorang sebaiknya dilakukan secara privat agar dia tidak merasa dipermalukan di depan umum," tegasnya.

Memberikan respons di media sosial juga perlu seimbang agar tidak menimbulkan drama baru. Jika teguran pribadi tidak diindahkan dan kesalahannya sudah berat, biarkan publik yang menilai secara alami. Kita tidak perlu terus berkonfrontasi jika hal itu justru merugikan kesehatan mental dan reputasi digital kita.

Membangun budaya media sosial yang sehat dimulai dari kesadaran untuk menjaga etika dan memeriksa kebenaran informasi. Menghargai privasi serta menegur dengan santun akan menciptakan lingkungan digital yang lebih positif. Dengan menerapkan tiga pantangan tersebut, aktivitas di media sosial akan terasa lebih nyaman dan bermanfaat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....