Budidaya Melon Dinilai Berpotensi Tinggi Secara Ekonomi

  • 02 Feb 2026 08:32 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ngawi – Budidaya melon premium dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan, terutama jika dikembangkan dengan konsep agrowisata. Pendiri agrowisata petik melon Nuswantara Agro, Fuad, menyebut usaha ini dapat memberikan nilai tambah dibandingkan penjualan hasil panen secara konvensional.

Menurut Fuad, untuk mengelola sekitar 1.000 tanaman melon, modal operasional yang dibutuhkan berkisar Rp6–7 juta per masa tanam. Dengan perawatan optimal, potensi omzet yang dihasilkan bisa mencapai puluhan juta rupiah saat panen.

“Kalau rata-rata 1,5 kilogram per buah dan dijual Rp28 ribu per kilo di petik wisata, hitungannya bisa sampai Rp42 juta,” jelasnya.

Meski demikian, Fuad mengakui bahwa budidaya melon tetap memiliki risiko. Ia memperkirakan potensi gagal panen berada di kisaran 10 persen. Namun, menurutnya, risiko tersebut masih sebanding dengan peluang keuntungan yang bisa diperoleh.

Selain mengandalkan hasil panen, Nuswantara Agro juga mengembangkan konsep wisata petik melon untuk menarik minat masyarakat. Agrowisata ini dibuka tanpa tiket masuk, sehingga pengunjung dapat datang secara bebas, baik untuk belajar maupun memetik buah secara langsung.

“Kami gratiskan HTM, jadi pengunjung bebas datang, mau petik atau sekadar belajar juga boleh,” kata Fuad.

Pengunjung diperbolehkan mencicipi buah, memilih melon langsung dari kebun, memetik sendiri, dan membayar sesuai berat hasil panen yang diambil. Untuk menunjang kenyamanan, pengelola menyediakan fasilitas seperti gazebo, area parkir, serta layanan kupas buah di lokasi.

Hingga saat ini, pengunjung Nuswantara Agro didominasi wisatawan lokal dari wilayah Ngawi, Magetan, Madiun, dan Sragen. Seiring meningkatnya popularitas, pengunjung dari Surabaya dan daerah lain di luar wilayah sekitar juga mulai berdatangan. Fuad berharap pengembangan agrowisata melon ini tidak hanya berdampak pada usahanya, tetapi juga memberi manfaat ekonomi yang lebih luas. 


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....