Pemkab Madiun Gelar Evaluasi Pembelajaran di Sekolah Rakyat Terintegrasi
- 05 Okt 2026 21:02 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial (Dinsos) menggelar evaluasi pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Madiun, Kelurahan Nglames, Senin 5 Oktober 2026.
Kepala Dinsos Kabupaten Madiun, Supriyadi, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempersiapkan seluruh tenaga pendidik agar memiliki pemahaman yang sama terkait penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
"Kegiatan ini diarahkan dapat menjadi forum untuk menyatukan pemahaman dan persepsi seluruh tenaga pendidikan melalui standar, sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik," jelasnya.
Supriyadi menyebutkan evaluasi ini diikuti oleh beberapa unsur di SRT 1 Kabupaten Madiun. Mulai dari wali asuh, wali asrama, guru, hingga tenaga keamanan, kebersihan, dan juru masak.
Melalui kegiatan ini, lanjut Supriyadi, seluruh tenaga pendidik diharapkan dapat memahami bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di dalam kelas. Kualitas pengasuhan, pendampingan, keteladanan, kedisiplinan, serta lingkungan sekolah yang dibangun secara bersama-sama juga menjadi faktor penting.
Sementara itu, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan kegiatan ini menjadi wadah diskusi agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun berjalan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen yang ada di SRT 1 Kabupaten Madiun untuk mengidentifikasi berbagai kendala, baik dalam kehidupan asrama maupun proses belajar-mengajar. Menurut Hari, dengan mengetahui kendala sejak dini, solusi dapat segera dirumuskan secara tepat.
"Kita mau mengevaluasi karena kita sudah berjalan mulai Agustus hingga Oktober. Kita evaluasi supaya secepat mungkin segera mengetahui permasalahan yang dihadapi sehingga kita akan berikan solusi. Karena kita punya keyakinan, setiap masalah pasti ada solusinya. Secepatnya akan kita evaluasi," jelasnya.
"Karena kita masih baru, program baru, dan ini program strategis nasional, ini harus sukses. Untuk kesuksesan itu butuh upaya yang luar biasa. Salah satunya adalah evaluasi. Ini komitmen pemerintah daerah untuk sekolah rakyat," lanjutnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap Sekolah Rakyat, Pemkab Madiun turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) diminta secepatnya memasang jaringan WiFi di area SRT. Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) juga akan memberikan pendampingan kepada guru untuk menerjemahkan kurikulum agar sesuai dengan kondisi siswa setempat.
Pada kesempatan itu, Hari juga memberikan arahan terkait penanaman rasa kedisiplinan, pentingnya kolaborasi antara wali asuh dan wali asrama dalam pengasuhan siswa, serta terkait menjaga kebersihan dan keamanan dalam kehidupan ber-asrama.
Hari menekankan agar para siswa dan seluruh jajaran SRT 1 Kabupaten Madiun mematuhi regulasi dan SOP yang ada dengan disiplin. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memastikan Sekolah Rakyat tidak sekadar menjadi tempat belajar, melainkan juga wadah anak-anak untuk tumbuh, berkembang, serta membangun masa depan.
"Mari kita wujudkan sekolah rakyat itu menjadi Sekolah Rakyat yang aman, tertib, disiplin dan humanis," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....