Tanam 20 Hektare Bawang Putih, Magetan Kejar Swasembada Nasional
- 21 Agt 2026 07:04 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Program swasembada bawang putih di Kabupaten Magetan tahun 2026 menyasar lahan seluas 20 hektare di Kecamatan Plaosan. Hingga pekan ketiga Agustus, penanaman baru mencapai 11,05 hektare.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa ikut melakukan penanaman bawang putih bersama kelompok tani di lahan Gapoktan Maju Lestari, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Rabu (19/8/2026).
Penanaman tersebut menjadi bagian dari kegiatan penanaman bawang putih serentak yang diikuti 17 Polda dan dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui konferensi daring dari Nusa Tenggara Barat.
Di Magetan, program tersebut melibatkan lima kelompok tani. Rinciannya, Gapoktan Maju Lestari di Desa Ngancar mendapat alokasi 10 hektare, Gapoktan Dadi Mulyo Desa Dadi 3 hektare, Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Sarangan 5 hektare, Kelompok Tani Gotong Royong Desa Sarangan 1 hektare, dan Kelompok Tani Sari Makmur Desa Sarangan 1 hektare.
Dari total lahan tersebut, 8,95 hektare masih dalam tahap persiapan. Penanaman dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Desember 2026. Bawang putih diperkirakan dapat dipanen 90–120 hari setelah tanam dengan potensi produksi sekitar 15–20 ton bawang putih basah per hektare.
Kapolres Magetan mengatakan Polri bersama instansi terkait berperan mendampingi pelaksanaan program, sedangkan petani menjadi pihak yang menentukan keberhasilan budidaya di lapangan.
“Hari ini kita ikut melaksanakan penanaman bawang putih secara simbolis sebagai wujud dukungan terhadap percepatan swasembada bawang putih nasional,” kata Erik.
Dia menyebut pendampingan akan dilakukan bersama dinas terkait untuk memastikan program berjalan sesuai target.
“Para petanilah yang bekerja dan mewujudkan semuanya di lapangan. Karena itu, kami akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar program ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Program tersebut didukung bantuan sarana produksi dari Kementerian Pertanian. Bantuan yang disalurkan meliputi 16.000 kilogram benih bawang putih, 200 rol mulsa, pupuk KCl 8.000 kilogram, SP-36 7.000 kilogram, ZA 7.000 kilogram, serta pestisida.
Ketua Gapoktan Maju Lestari Desa Ngancar Koso mengatakan bantuan tersebut membantu petani menekan kebutuhan biaya produksi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan benih, pupuk dan obat-obatan serta sarana produksi lainnya dari pemerintah. Bantuan ini sangat membantu petani dalam menjalankan program penanaman bawang putih,” kata Koso.
Selain penanaman, kegiatan tersebut juga diisi bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan bagi petani serta warga sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....