Satgas Pangan: Lahan Bawang Putih di Magetan Baru 8 Hektare, 12 Hektare Menyusul

  • 12 Agt 2026 02:19 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Pengembangan bawang putih di Kabupaten Magetan belum mencapai seluruh potensi lahan yang disiapkan. Dari total 20 hektare lahan yang diproyeksikan untuk budidaya bawang putih, baru 8 hektare yang ditanami hingga Agustus 2026.

Sebanyak 12 hektare lahan lainnya masih digunakan untuk tanaman wortel dan daun pre. Penanaman bawang putih di lahan tersebut akan dilakukan secara bertahap setelah tanaman sebelumnya dipanen.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat koordinasi percepatan swasembada bawang putih yang digelar Satgas Pangan Polres Magetan bersama sejumlah organisasi perangkat daerah, Jumat (7/8/2026).

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Dwi Heroe Santoso mengatakan pengembangan lahan bawang putih perlu terus dipantau agar target penanaman dan produksi dapat tercapai.

Dari lahan yang sudah ditanami, panen direncanakan mulai Oktober 2026 untuk lahan seluas satu hektare. Panen kemudian dilanjutkan pada November dengan luasan sekitar tujuh hektare.

"Potensi lahan yang ada perlu terus dipetakan dan dimanfaatkan secara bertahap. Bhabinkamtibmas bersama PPL akan dilibatkan untuk memperbarui data lahan dan memantau perkembangan tanaman," ujar Dwi.

Dinas Pertanian Kabupaten Magetan melakukan evaluasi tanaman setiap pekan, sedangkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melakukan pemantauan setiap hari. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi tanaman yang telah ditanam secara umum tumbuh baik dan didukung ketersediaan air.

Produksi bawang putih ditargetkan mencapai 15 hingga 20 ton bawang putih basah per hektare. Hasil panen juga telah memiliki calon pasar melalui nota kesepahaman dengan penangkar benih dari Kabupaten Tegal.

Kebutuhan benih dan sarana produksi untuk program tersebut disiapkan melalui dukungan Kementerian Pertanian.

Dwi mengatakan pengawasan juga diperlukan agar bantuan sarana produksi dan benih yang diberikan pemerintah tepat sasaran. Bhabinkamtibmas diminta ikut memantau penyaluran bantuan sekaligus perkembangan tanaman di lapangan.

“Selain memantau lahan yang sudah ditanami, petugas juga akan mencari potensi lahan lain yang dapat dikembangkan untuk budidaya bawang putih,” jelasnya.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah maupun impor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....