Empat Sumber Utama Emisi Karbon Penyebab Pemanasan Global

  • 10 Mar 2026 10:20 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Emisi karbon menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya suhu bumi dan perubahan iklim. Berbagai aktivitas manusia menghasilkan gas karbon dioksida yang dilepaskan ke atmosfer. Jika jumlahnya berlebihan, gas ini dapat memicu efek rumah kaca dan mempercepat pemanasan global.

Dosen Biologi Universitas PGRI Madiun (UNIPMA), Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. dalam dialog bersama Pro 2 RRI Madiun menjelaskan bahwa terdapat beberapa sumber emisi karbon yang paling dominan saat ini. Sumber-sumber tersebut berasal dari berbagai sektor aktivitas manusia yang berhubungan langsung dengan penggunaan energi dan pemanfaatan lahan.

“Ada empat sumber emisi karbon yang paling dominan saat ini, yang pertama adalah dari industri energi seperti tambang, pembakaran batu bara, minyak, gas alam yang menghasilkan energi yang besar juga memberikan efek atau dampak adanya emisi karbon yang menjadi penyumbang terbesar emisi karbon secara global.” ujar Linda.

Sumber kedua berasal dari sektor transportasi yang terus meningkat seiring kebutuhan mobilitas masyarakat. Penggunaan kendaraan bermotor seperti mobil dan sepeda motor yang menggunakan bahan bakar fosil turut meningkatkan pelepasan karbon dioksida ke udara.

Selain itu, deforestasi atau pembukaan lahan juga menjadi penyumbang emisi karbon yang signifikan. Aktivitas seperti pembukaan lahan perkebunan dan pembakaran hutan menghasilkan asap yang dapat memperparah efek rumah kaca.

“Kalau kita lihat pembukaan lahan seperti ladang sawit dan lain sebagainya, apalagi menggunakan metode dibakar, asapnya itu juga menjadi penyumbang emisi yang besar yang bisa memicu efek rumah kaca dan perubahan iklim,” jelas Linda.

Sumber emisi karbon lainnya berasal dari sektor pertanian, terutama dari limbah pertanian yang tidak dikelola dengan baik. Jika jumlahnya berlebihan, limbah tersebut dapat memicu pelepasan karbon dioksida yang berdampak buruk bagi lingkungan, baik terhadap kualitas tanah maupun keseimbangan gas di atmosfer.

Meningkatnya emisi karbon dari berbagai sektor tersebut menunjukkan bahwa upaya pengendalian emisi menjadi tantangan bersama. Penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan, pengelolaan lahan yang berkelanjutan, serta pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil dinilai menjadi langkah penting untuk menekan dampak perubahan iklim di masa depan.

Rekomendasi Berita