Mogok Belajar Serentak, Ratusan Siswa SMAN 1 Peudada Desak Kepsek Diganti
- 21 Agt 2026 14:07 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CI.ID, Bireun — Suasana belajar di SMAN 1 Peudada, Kabupaten Bireuen, mendadak berubah menjadi aksi protes. Ratusan siswa dari kelas X hingga XII menggelar unjuk rasa dan memilih mogok belajar, Jumat 21 Agustus 2026.
Mereka menyuarakan tuntutan agar Kepala SMAN 1 Peudada, Fadli, segera diganti. Aksi tersebut dipimpin Ketua OSIS SMAN 1 Peudada, Fiki Ardiansyah.
Di hadapan para siswa, Fiki menyatakan sikap tersebut merupakan bentuk keresahan yang telah dirasakan siswa. Ia menegaskan, para pelajar sepakat tidak kembali mengikuti proses belajar mengajar sebelum tuntutan pergantian kepala sekolah mendapat tindak lanjut.
“Kami semua sudah kompak mogok belajar sampai Kepsek diganti dengan yang baru,” tegas Fiki.
Menurut Fiki, kepala sekolah yang saat ini menjabat baru beberapa bulan memimpin sekolah. Namun, para siswa menilai gaya kepemimpinannya kurang berpihak terhadap kebutuhan dan aktivitas peserta didik.
“Kami menilai beliau angkuh, sombong, dan kurang peduli terhadap kegiatan siswa,” ujarnya.
Aksi tersebut kemudian berlanjut dengan kepulangan para siswa. Setelah menyampaikan orasi, peserta didik tidak melanjutkan kegiatan belajar dan meninggalkan lingkungan sekolah.
Wakil Kepala SMAN 1 Peudada, Tarwiyah, S.Pd., M.Pd., Gr., membenarkan adanya aksi tersebut. Ia menyebut setelah menyampaikan aspirasi, seluruh peserta didik langsung pulang sehingga proses pembelajaran pada hari itu tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Tarwiyah juga membenarkan bahwa kepala sekolah yang menjadi sasaran tuntutan siswa tersebut baru menjabat selama beberapa bulan.
Para siswa berharap Dinas Pendidikan Provinsi Aceh segera turun tangan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Mereka meminta adanya solusi agar polemik internal sekolah tidak berlarut dan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala SMAN 1 Peudada, Fadli, belum memberikan tanggapan terkait tuntutan siswa maupun alasan yang melatarbelakangi aksi mogok belajar tersebut.
Aksi ratusan pelajar ini kini menjadi perhatian karena menyangkut keberlangsungan proses pendidikan. Penyelesaian yang cepat, terbuka dan melibatkan seluruh pihak dinilai penting agar aspirasi siswa dapat ditampung tanpa mengorbankan hak mereka untuk memperoleh pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....