Menggapai Keberkahan Dengan Memperbanyak Sedekah di Penghujung Ramadhan
- 07 Mar 2026 23:21 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Memasuki pertengahan hingga penghujung bulan suci Ramadhan, sangat dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah, khususnya sedekah. Amalan ini dinilai memiliki keutamaan besar dan menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.
Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz Sulaiman Yunus, S.HI kepada RRI, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Ia menekankan bahwa momentum Ramadhan menjadi waktu yang sangat tepat bagi setiap Muslim untuk memperbanyak berbagi kepada sesama.
Dalam penjelasannya, Ustadz Sulaiman Yunus mengatakan bahwa kata sedekah berasal dari akar kata yang berarti benar. Makna tersebut menggambarkan bahwa seseorang yang gemar bersedekah menunjukkan kebenaran iman dan keikhlasannya dalam beribadah kepada Allah SWT.
| Baca juga: Ramadhan Momentum Emas Perbanyak Amal Ibadah |
“Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Di dalamnya terdapat banyak kemuliaan. Salah satu amalan yang paling dicintai Allah dan Rasul-Nya adalah bersedekah,” ujar Ustadz Sulaiman Yunus.
Ia menjelaskan bahwa sedekah memiliki banyak keutamaan, terlebih ketika dilakukan pada bulan Ramadhan. Menurutnya, sedekah dapat menjadi sarana untuk membersihkan diri dari dosa, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mendatangkan keberkahan dalam kehidupan.
Selain itu, sedekah juga diyakini dapat meredam murka Allah SWT, menjadi pelindung dari api neraka, serta menjadi amal yang akan menaungi pelakunya di Padang Mahsyar kelak. Ia juga menegaskan bahwa bersedekah tidak akan mengurangi harta, melainkan justru menghadirkan keberkahan dan penjagaan dari Allah SWT.
| Baca juga: Malam Ketujuh Ramadhan Teguhkan Spirit Taqwa |
Lebih lanjut, Ustadz Sulaiman Yunus juga mengingatkan agar kita tidak menyia-nyiakan sisa waktu di bulan Ramadhan dengan memperbanyak amal ibadah dan kebaikan. Menurutnya, kesempatan untuk kembali bertemu Ramadhan pada tahun berikutnya belum tentu dimiliki oleh setiap orang.
“Gunakan waktu yang ada untuk memperbanyak amal kebaikan. Jangan sampai kita menyia-nyiakan Ramadhan yang penuh rahmat ini, karena belum tentu kita dapat menjumpai Ramadhan di tahun mendatang,” pesannya.
Ia berharap semangat berbagi melalui sedekah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Ramadhan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....