Gelar Aceh Culinary Festival 2026 Jadi Pusat Studi Gastronomi Aceh
- 08 Sep 2026 17:01 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Lhokseumawe - Aceh Culinary Festival 2026 resmi mengumumkan rangkaian acaranya selama 4 hari penyelenggaraan, pada 11 - 14 September 2026 di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh. Ajang ini bukan lagi sekadar bazar UMKM, tapi berkembang menjadi pusat studi Gastronomi Aceh dan Ekosistem Kreatif.
Festival ini telah empat kali dinobatkan sebagai TOP 10 Karisma Event Nusantara oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Tahun ini, festival ini menggaet 100+ Pelaku UMKM Kuliner, 10+ Kabupaten/Kota di Aceh serta 20+ komunitas dan inisiatif kreatif dari Aceh, Jakarta dan Bali. Semua kekuatan kolektif ini akan menjadi bagian dari ACF 2026, kendati tidak ada alokasi dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2026.
Founder sekaligus Festival Director dari Aceh Culinary Festival, Wan Windi Lestari, memaparkan area pameran akan dibagi menjadi 3 bagian utama. Bagi yang ingin menantang lidah dengan citarasa eksotis, berani dan kaya rempah dari hidangan khas Aceh Besar, Aceh Selatan, Gayo Lues, Aceh Tengah, Aceh Barat, Kota Sabang, Aceh Jaya, Nagan Raya, Simeulue, Aceh Tamiang dan Aceh Timur, jelajahilah 11 anjungan Kab/Kota yang akan diaktifkan menjadi Paviliun Kuliner Tradisional Aceh.
Tidak hanya memamerkan makanan khas dan bahan pangan lokal, setiap paviliun akan menyuguhkan atraksi penutur cerita warisan rasa. Anda diajak mengenal lebih dalam budaya beragam suku asli di Aceh lewat setalam hidangan. Pantau jadwal atraksi ini melalui instagram resmi @acehculinaryfestival.
Zona Galarasa Nusantara akan menyuguhkan variasi rasa dari berbagai penjuru Nusantara. Sementara zona Bandar Rasa berisi inovasi rasa dan global comfort yang beragam. Lebih dari 500 variasi rasa bisa Anda temukan di Aceh Culinary Festival tahun ini!
Setidaknya ada 20 sesi interactive activity yang bisa Anda ikuti selama berada di area pameran. Mulai dari belajar jadi content creator biar cuan bersama Tik-Tok GO by Tokopedia, icip-icip Sanger gratis di Sanger Day, menonton kompetisi hip-hop regional, ikut bermain beragam permainan seru Aceh Bermain, membedah buku bersama Komunitas Melati, belajar foto F&B ala Kompakers Aceh, menonton pertunjukan Seudati Tunang oleh Sanggar Saleum dan Alee Meunari yang mulai langka, menangkap moment festival lewat sketsa Koskah atau jepretan Gampong Fotoyu Aceh.
Selanjutnya juga membuat karya seni recycle bersama Sahabat Hijau, berlari seru di pagi minggu lewat Sunday Morning Run (Sunmorun) oleh komunitas lari L5P5 dan tentunya beragam Gastroclass dari expert, maestro dan inisiatif gastronomi seperti Dewan Kuliner Indonesia, Kelas Pagi Pangan, Pengalaman Rasa Gastronomy & Rumah Intaran Bali Utara.
Panitia pengajak pengunjung untuk mengikuti berbagai kelas menarik, mulai dari dekonstruksi rasa asam sunti jadi candy roll, ikan kayu menjadi kaldu bubuk ikan, kelas memasak berbagai masakan warisan & workshop meracik bumbu masak Aceh.
Juga ada Forum Gastronomy Semeja Makan yang mengumpulkan antropolog, sejawaran, penulis budaya, chef & food consultant, maestro bumbu & rempah Aceh, ahli masak, peneliti resep warisan dan bahan pangan lokal dalam satu meja. Forum ini diselenggarakan untuk merumuskan perjalanan gastronomi Aceh dari periode tradisi maritim, bandar perdagangan dan ekspansi kesultanan Aceh. “Sesi ini terbatas untuk Anda yang diundang sebagai panelis dan pengamat,” kata Wan Windi.
Dari panggung Anda akan disuguhkan pertunjukan experimental Music with Nature Project dari duo Bottlesmoker, pengalaman unik membuat musik dari buah-buahan. Penikmat R&B Soulful akan disapa Teza Sumendra. Sementara Fahmil Arabi, Aidil Farabi dan Jal Brahim jadi tiga musisi muda Aceh yang karyanya siap menemani perjalanan rasa Anda di ACF nanti.
Festival akan dibuka pada tanggal 11 September, pukul 16.30 sore. Diawali dengan Khanduri Raya 8 Belanga, 8 Kuah Khas dari 8 suku asli di Aceh. Sebanyak 100 orang pengunjung pertama yang memasuki area Galarasa Nusantara akan dapat mencicipi dengan gratis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....