Jejak Rasa Selir di Meulaboh: dari Kopi ke Nasi Goreng Istimewa

  • 08 Mei 2025 23:20 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe : Kreativitas memang tak mengenal batas, apalagi bagi insan perhotelan seperti Noersyam Akhmad. Kamis (8/5/2025)

Perjalanan karirnya membawanya dari dinginnya dataran tinggi Takengon hingga ke pesisir barat Aceh, Meulaboh. Sebuah ide unik pun kembali bersemi.

Jika di Takengon kata "Selir" menghiasi keharuman kopi, kini di Meulaboh, "Selir" bertransformasi menjadi sebuah pengalaman kuliner yang berbeda: Nasi Goreng Selir. Nama yang awalnya tercetus spontan, terinspirasi dari kisah-kisah masa lalu di Pulau Jawa, kini menemukan rumah baru dan identitas segar di bumi Teuku Umar.

( Noersyam Akhmad )

Nasi Goreng Selir bukan sekadar nasi goreng biasa. Dibawa dengan visi untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat Meulaboh, Warung Selir hadir dengan konsep rasa bintang lima namun dengan harga yang bersahabat.

Sentuhan magis dari seorang Cluster General Manager Parkside Hotel Group, Noersyam Akhmad, menjanjikan sebuah pengalaman menyantap nasi goreng yang tak terlupakan.

Bayangkan aroma gurih yang menggoda, bumbu rahasia yang kaya cita rasa, dan penyajian yang apik, semuanya dapat dinikmati tanpa menguras kantong.

(Nasi Goreng Selir)

Ini adalah wujud nyata dari inovasi yang menghadirkan kualitas hotel ke tengah ramainya kota Meulaboh.

Kehadiran Warung Selir diharapkan menjadi oase kuliner baru di Meulaboh. Bukan hanya sekadar tempat makan, tetapi juga ruang di mana semua kalangan dapat menikmati hidangan lezat berkualitas tinggi.

Kisah "Selir" yang berawal dari sebuah nama untuk kopi di dataran tinggi, kini bersemi kembali sebagai ikon kuliner yang unik di pesisir barat Aceh. Sebuah perpaduan menarik antara inspirasi masa lalu dan inovasi masa kini, siap memanjakan lidah dan menjadi bagian tak terpisahkan dari khazanah kuliner Meulaboh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....