Hari Jantung Sedunia, Kenali Risiko Jaga Jantung
- 29 Sep 2026 00:23 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Setiap 29 September diperingati sebagai Hari Jantung Sedunia. Momentum ini mengingatkan masyarakat bahwa menjaga jantung tidak cukup dilakukan saat muncul keluhan. Kebiasaan sehari-hari, mulai dari makanan, aktivitas fisik hingga kualitas tidur, turut menentukan kesehatan jantung.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Teuku Mirza, Sp.JP-FIHA, mengatakan pola hidup sehat perlu dimulai sejak dini untuk membantu menekan risiko penyakit jantung.
Ia menjelaskan, terlalu sering mengonsumsi makanan berlemak dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Sementara makanan dengan kandungan garam tinggi dapat meningkatkan tekanan darah.
Kurang bergerak juga menjadi perhatian. Gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik dapat meningkatkan kolesterol LDL yang berperan dalam pembentukan plak di pembuluh darah. Kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme seperti diabetes.
Tidur cukup juga penting bagi jantung. Kurang tidur dapat membuat jantung bekerja lebih berat, meningkatkan hormon stres dan memicu proses peradangan. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan jantung berdebar atau detak jantung menjadi tidak stabil.
Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan tanda-tanda yang muncul. Nyeri dada seperti ditindih, diremas atau dicengkeram, terutama jika menjalar ke bahu, lengan atau leher, perlu mendapat perhatian.
| Baca juga: Sering Pakai Heels, Benarkah Picu Varises? |
Gejala lain yang patut diwaspadai antara lain sesak napas, keringat dingin, mual, muntah, pusing, jantung berdebar hingga mudah lelah saat melakukan aktivitas ringan.
“Langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan kenali risikonya, kemudian mulai sedini mungkin dengan rutin berolahraga ringan, menjaga pola makan sehat, hindari stres berlebihan, jaga kualitas tidur, dan stop merokok,” ujar dr. Teuku Mirza.
Dokter yang bertugas di RS Arun Lhokseumawe dan RS Melati itu mengajak masyarakat menjadikan menjaga jantung sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.
Hari Jantung Sedunia bukan sekadar peringatan, tetapi pengingat untuk mulai menjaga jantung dari sekarang, sebelum muncul masalah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....