Sering Pakai Heels, Benarkah Picu Varises?
- 29 Jul 2026 23:54 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe - Penggunaan sepatu heels masih menjadi pilihan banyak wanita untuk menunjang penampilan, baik saat bekerja maupun menghadiri acara formal. Namun, di balik tampilannya yang elegan, muncul anggapan bahwa memakai heels dapat menyebabkan varises. Benarkah demikian? Para ahli menegaskan bahwa hubungan antara sepatu hak tinggi dan varises tidak sesederhana yang banyak dipercaya.
dr. Rivana Ameliya menjelaskan bahwa sepatu heels bukan penyebab langsung munculnya varises. Menurut dr.Reva varises terjadi akibat melemahnya katup pembuluh darah vena sehingga aliran darah dari tungkai menuju jantung tidak berjalan optimal. "Penggunaan heels dalam waktu lama memang dapat mengurangi efektivitas kerja otot betis sebagai pompa alami yang membantu mengalirkan darah. Kondisi ini bisa memperberat keluhan pada orang yang sudah memiliki faktor risiko varises," jelasnya.
Secara ilmiah, saat menggunakan heels, posisi kaki berada dalam keadaan menekuk sehingga otot betis bekerja secara berbeda dibandingkan saat memakai sepatu datar. Akibatnya, sirkulasi darah dari kaki menuju jantung menjadi kurang efisien jika digunakan terus-menerus dalam waktu yang lama. Meski demikian, faktor seperti keturunan, kehamilan, obesitas, usia, hingga pekerjaan yang mengharuskan berdiri dalam waktu lama tetap menjadi penyebab utama terjadinya varises.
Salah seorang pengguna heels, Rina (29), mengaku rutin mengenakan sepatu hak tinggi saat bekerja sebagai staf pemasaran. Ia mengatakan sering merasakan kaki pegal dan terasa berat setelah menggunakan heels selama hampir seharian. "Sekarang saya mulai membatasi pemakaian heels. Kalau tidak ada agenda penting, saya memilih sepatu yang lebih nyaman dan sesekali melakukan peregangan agar kaki tidak cepat lelah," ujarnya.
Dokter menyarankan wanita tetap dapat menggunakan heels selama dilakukan dengan bijak. Tinggi hak sekitar 3 hingga 5 sentimeter dinilai lebih aman dibandingkan hak yang terlalu tinggi. Selain itu, pengguna dianjurkan tidak memakai heels lebih dari empat hingga enam jam tanpa jeda, melakukan peregangan otot betis, berjalan kaki secara berkala, serta berganti ke sepatu datar saat memungkinkan untuk membantu menjaga kelancaran sirkulasi darah.
Kesimpulannya, anggapan bahwa sepatu heels menjadi penyebab utama varises adalah mitos. Namun, kebiasaan menggunakan heels terlalu lama dapat memperburuk sirkulasi darah dan memicu munculnya keluhan pada wanita yang memiliki faktor risiko. Karena itu, menjaga keseimbangan antara penampilan dan kesehatan kaki menjadi langkah penting agar tetap tampil percaya diri tanpa mengabaikan kesehatan pembuluh darah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....