Layanan HIV/AIDS Aceh Utara Jadi Rujukan Masyarkat Luar Daerah

  • 09 Sep 2026 15:54 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara - Jaminan kerahasiaan identitas dan data medis menjadi kunci utama keberhasilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara dalam mengelola pelayanan HIV/AIDS. Sistem pelayanan yang aman dan bebas stigma ini membuat fasilitas kesehatan setempat dipercaya, tidak hanya oleh warga lokal tetapi juga pasien dari luar daerah.

Kepala Bidang P2P Dinkes Aceh Utara, dr. Ferianto, menyampaikan bahwa integrasi antara fasilitas penanganan Voluntary Counseling and Testing (VCT) di RSUD Cut Meutia dan seluruh Puskesmas berjalan sangat efektif.

"Kerahasiaan data pasien sangat terjaga. Hal ini membuat banyak warga dari luar kota, seperti Banda Aceh bahkan hingga Kalimantan, sengaja datang ke Aceh Utara untuk memeriksakan diri," ujar dr. Ferianto, Rabu 9 September 2026

Beberapa fasilitas kesehatan yang memiliki unit pelayanan sangat aktif serta petugas terlatih khusus meliputi Puskesmas Dewantara, Muara Batu, dan Lhoksukon.

Sepanjang tahun ini, Dinkes Aceh Utara mencatat angka temuan kasus yang relatif terkendali, Kasus baru: 11 pasien terdeteksi dengan tingkat kematian: 0 kasus (nihil).

Dengan integrasi data yang rapi antara rumah sakit dan puskesmas, pemantauan kondisi kesehatan pasien dapat terus berjalan tanpa mengorbankan privasi mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....