Deteksi Penyakit Menular, Lapas Lhoksukon Gelar Skrining Kesehatan untuk WBP

  • 14 Jul 2026 16:10 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Aceh Utara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Lhoksukon menggelar skrining kesehatan bagi seratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa, 14 Juli 2026.

Proses pemeriksaan kesehatan ini difokuskan pada deteksi dini penyakit HIV/AIDS dan Tuberkulosis (TB), yang diikuti oleh seluruh warga binaan secara bergantian. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim medis profesional dari Puskesmas Lhoksukon, meliputi tahapan konseling pra-kelompok, pengambilan sampel darah, hingga pemeriksaan laboratorium cepat (rapid test).

Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin saat dikonfirmasi RRI menjelaskan bahwa skrining kesehatan ini merupakan langkah penting dalam mendeteksi dini penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pemenuhan hak pelayanan kesehatan bagi para warga binaan.

“Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengecek kondisi kesehatan warga binaan, khususnya mendeteksi apakah ada yang terjangkit penyakit menular atau penyakit lainnya. Jika nantinya ada yang terindikasi, kami akan segera memberikan pelayanan medis lanjutan," ujar Muhidfuddin, Selasa, 14 Juli 2026.

Muhidfuddin menambahkan, dari total 391 warga binaan dan tahanan yang mendekam di Lapas Lhoksukon, sebanyak 100 orang telah mengikuti pemeriksaan pada tahap awal ini. Sisanya akan dijadwalkan mengikuti skrining pada tahap berikutnya.

“Pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan yang layak merupakan bagian dari program pembinaan wajib yang harus diberikan negara kepada seluruh warga binaan selama menjalani masa pidana. Dari 100 orang yang telah menjalani skrining pada tahap pertama ini, Alhamdulillah belum ada laporan dari tim medis mengenai adanya indikasi penyakit menular.”pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....