Gizi Optimal Jadi Fondasi Generasi Emas 2045
- 23 Agt 2026 19:24 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Generasi Emas 2045 tidak dibangun ketika tahun 2045 tiba, tetapi dipersiapkan sejak hari ini melalui kualitas kesehatan, pendidikan, lingkungan, serta pemenuhan gizi yang optimal. Minggu, 23 Agustus 2026.
Penelaah Kebijakan pada Bapelkes Dinkes Aceh, Sri Mulyati Mukhtar, SKM., MKM., mengatakan pemenuhan gizi merupakan salah satu investasi penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, produktif, berkarakter dan mampu bersaing secara global.
“Generasi Emas 2045 sebenarnya sedang dibentuk hari ini, bukan pada 2045 nanti. Jika kita ingin memanen Generasi Emas pada 2045, maka benihnya harus kita rawat sejak hari ini,” ujarnya.
Menurutnya, gizi optimal merupakan kondisi ketika tubuh memperoleh asupan zat gizi yang cukup, seimbang dan sesuai kebutuhan, sehingga mampu tumbuh, berkembang, berfungsi secara maksimal serta terhindar dari berbagai penyakit.
Pemenuhan gizi tersebut harus dimulai sejak masa remaja, khususnya memastikan remaja putri memiliki status gizi baik dan terbebas dari anemia sebelum memasuki usia pernikahan. Selanjutnya, perhatian harus diberikan terhadap kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan hingga masa menyusui.
Setelah bayi lahir, rangkaian pemenuhan gizi dilanjutkan melalui inisiasi menyusu dini, ASI eksklusif selama enam bulan, pemberian ASI hingga usia dua tahun, serta makanan pendamping ASI yang berkualitas dan memanfaatkan bahan pangan lokal.
“Pemantauan pertumbuhan melalui Posyandu, imunisasi lengkap, lingkungan sehat, air yang aman, sanitasi dan kebiasaan mencuci tangan juga menjadi bagian penting dalam mencegah masalah gizi,” jelasnya.
Sri Mulyati menilai masalah gizi saat ini masih menjadi tantangan menuju Indonesia Emas. Indonesia menghadapi triple burden masalah gizi, yakni kekurangan gizi, gizi lebih atau obesitas, serta kekurangan zat gizi mikro seperti anemia.
Karena itu, perbaikan gizi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dunia pendidikan, dunia usaha dan masyarakat. Kebijakan pemerintah juga harus memastikan pangan bergizi tersedia dan terjangkau serta pelayanan kesehatan dapat diakses masyarakat.
“Gizi optimal hari ini adalah investasi untuk melahirkan Generasi Emas berkualitas pada 2045,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....