Cuaca Panas Ekstrem, Dokter Imbau Warga Waspada
- 28 Apr 2026 15:47 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe — Peningkatan suhu udara yang melanda Lhokseumawe dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari tenaga kesehatan. Suhu yang kerap melebihi 32 derajat Celsius dinilai berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Kepala UPTD Puskesmas Mon Geudong, dr. Amroelloh, menjelaskan bahwa kondisi cuaca panas ekstrem dapat memicu dehidrasi akibat kekurangan cairan tubuh. Selain itu, risiko serangan panas atau heat stroke juga meningkat, di mana suhu tubuh bisa mencapai 40 derajat Celsius dan membahayakan keselamatan.

Ia menambahkan, cuaca panas juga berpotensi meningkatkan kasus infeksi saluran pernapasan akibat paparan debu, gangguan irama jantung bagi penderita penyakit kronis, serta masalah kulit seperti iritasi dan terbakar akibat sengatan matahari.
Menurutnya, kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, serta penderita penyakit kronis seperti diabetes dan jantung perlu lebih waspada. Termasuk juga para pekerja yang beraktivitas di luar ruangan dengan paparan sinar matahari langsung.
Untuk mencegah dampak buruk tersebut, masyarakat diimbau memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi buah dan sayur yang tinggi kandungan cairan, serta menjaga asupan nutrisi. Selain itu, warga disarankan menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca terik, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta memakai masker jika kondisi berdebu.
“Langkah sederhana ini penting untuk menjaga kesehatan agar tetap terhindar dari dampak cuaca panas ekstrem,” ujar dr. Amroelloh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....