Krisis Mental Pekerja Muda Dengan Diam-Diam Terluka

  • 21 Mar 2026 22:21 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Bekerja keras adalah impian banyak anak muda, namun diam-diam ada harga yang harus dibayar. Kesehatan mental pekerja muda kini dalam krisis karena banyak yang menderita tanpa berani bersuara.

Tekanan kerja datang dari berbagai arah sekaligus. Target, deadline, dan persaingan tak pernah berhenti.

Survei WHO menyebut depresi sebagai penyakit global, pekerja muda termasuk kelompok paling rentan terdampak. Gaji kecil tidak sebanding dengan beban kerja dan rasa lelah itu menumpuk perlahan namun pasti.

Banyak pekerja muda takut dianggap lemah jadi mereka memilih diam daripada mencari bantuan. Di Indonesia sendiri belum punya cukup tenaga kesehatan jiwa sehingga akses layanan psikolog masih mahal dan terbatas.

Mengenali tanda stres sejak awal sangat penting agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Semakin cepat disadari, semakin mudah untuk mengatasinya karena kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Berikut beberapa tanda awal stres yang perlu diwaspadai:

1. Gejala Fisik

  1. Kelelahan atau energi menurun: Sering merasa lelah meskipun sudah cukup tidur.

  2. Masalah tidur: Kesulitan tidur, terjaga sepanjang malam, atau tidur berlebihan.

  3. Nyeri atau ketegangan otot: Punggung, leher, atau bahu sering terasa kaku atau sakit.

  4. Sakit kepala: Sering mengalami sakit kepala atau migrain.

  5. Masalah pencernaan: Perut kembung, mual, diare, atau sembelit tanpa alasan medis yang jelas.

  6. Peningkatan atau penurunan berat badan: Stres dapat mempengaruhi pola makan, baik itu makan berlebihan atau kehilangan nafsu makan.

2. Gejala Emosional

  1. Kecemasan berlebihan: Merasa khawatir atau takut tanpa alasan yang jelas.

  2. Mood yang mudah berubah: Mudah merasa marah, frustrasi, atau cemas tanpa sebab yang pasti.

  3. Perasaan tertekan: Perasaan berat, kesedihan, atau kehilangan minat terhadap aktivitas yang biasanya menyenangkan.

  4. Kesulitan berkonsentrasi: Pikiran terasa kacau, sulit untuk fokus atau membuat keputusan.

3. Gejala Perilaku

  1. Perubahan pola makan: Makan terlalu banyak atau kehilangan nafsu makan.

  2. Penghindaran: Menghindari pekerjaan atau aktivitas sosial karena merasa tertekan atau lelah.

  3. Perubahan kebiasaan tidur: Terlalu banyak tidur atau kurang tidur.

  4. Menggunakan alkohol, obat-obatan, atau kebiasaan tidak sehat lainnya untuk melupakan stres.

4. Gejala Sosial

  1. Menarik diri dari orang lain: Menjadi lebih pendiam atau menghindari interaksi sosial.

  2. Kesulitan dalam hubungan interpersonal: Terjadi ketegangan atau perbedaan pendapat yang lebih sering dengan orang terdekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....