ASI Booster: Solusi atau Sekadar Tren?

  • 13 Feb 2026 14:56 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawr - ASI (Air Susu Ibu) merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi, terutama pada enam bulan pertama kehidupan. Namun, tidak sedikit ibu menyusui yang merasa produksi ASI mereka kurang atau tidak lancar.

Dalam kondisi ini, banyak yang mencari solusi berupa ASI booster. Lalu, apa sebenarnya ASI booster dan apakah benar efektif?

ASI booster adalah makanan, minuman, atau suplemen yang dipercaya dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Produk ini bisa berupa bahan alami maupun olahan dalam bentuk kapsul, teh, atau minuman khusus untuk ibu menyusui.

Ada bahan alami dari tumbuhan yang dipercaya dapat merangsang hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI. Beberapa bahan alami yang sering digunakan sebagai ASI booster antara lain:

  • Daun katuk
  • Daun kelor
  • Fenugreek
  • Oatmeal

Pada dasarnya, produksi ASI bekerja berdasarkan prinsip supply and demand (semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang diproduksi). Artinya, kunci utama kelancaran ASI adalah frekuensi menyusui atau memompa ASI secara rutin.

ASI booster dapat membantu sebagai pendukung, terutama jika ibu merasa produksi ASI menurun. Namun, konsumsi ASI booster saja tanpa diimbangi dengan pola menyusui yang baik biasanya tidak akan memberikan hasil maksimal.

Selain mengonsumsi ASI booster, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan:

  1. Menyusui atau memompa ASI secara rutin.
  2. Memastikan pelekatan bayi sudah benar.
  3. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  4. Mencukupi kebutuhan cairan.
  5. Mengelola stres dan istirahat yang cukup karena faktor emosional dan kondisi psikologis ibu juga sangat memengaruhi kelancaran ASI.

Jika produksi ASI dirasa sangat kurang atau bayi tidak mengalami kenaikan berat badan yang sesuai, sebaiknya ibu berkonsultasi dengan konselor laktasi atau tenaga kesehatan. Hal ini penting untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan solusi yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....